Hambatan Komunikasi Pemandu Wisata Musium Blambangan Banyuwangi Dalam Menerapkan Strategi Komunikasi Persuasif Untuk Mengoptimalkan Wisata Edukasi
Keywords:
Musium Blambangan, Komunikasi Persuasif, Generasi ZAbstract
Museum Blambangan merupakan destinasi wisata edukasi yang memperkenalkan sejarah dan budaya Banyuwangi, khususnya kepada Generasi Z. Sebagai salah satu destinasi wisata edukasi, Museum Blambangan berupaya mengemas pembelajaran sejarah secara menarik untuk meningkatkan minat dan partisipasi pengunjung Generasi Z. Namun, banyak Generasi Z menganggap museum sebagai tempat yang membosankan dan lebih berfokus pada dokumentasi visual daripada memahami sejarah dan budaya selama kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan komunikasi Guide Museum Blambangan Banyuwangi dalam Menerapkan Strategi Komunikasi Persuasif untuk mengoptimalkan wisata edukasi terutama bagi Generasi Z. Pada penelitian ini menggunakan teori Cutlip dan Center sebagai landasan teoritis dalam memahami efektifitas komunikasi persuasif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Guide Museum Blambangan dan pengunjung Generasi Z, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasilnya, Hambatan dalam penerapannya, yakni Bahasa dan keterbatasan efektivitas penyampaian pesan. Secara keseluruhan, strategi ini berhasil meningkatkan partisipasi, minat belajar, dan kepuasan pengunjung Generasi Z Banyuwangi dalam wisata edukasi di Museum Blambangan.
References
[1] Andrea, B., Gabriella, H. C., & Tímea, J. (2016). Y and Z generations at workplaces. Journal of Competitiveness, 8(3), 90-106. https://doi.org/10.7441/joc.2016.03.06
[2] Cutlip, S. M., Center, A. H., & Broom, G. M. (2011). Effective public relations (9th ed.). Kencana.
[3] Dewi, W. W. A. (2022). Teori perilaku konsumen. UB Press
[4] Juariyah, Aini, D. Q., Ningtyas, B. K., & Pribadi, K. (2022). Strategi Komunikasi Pemasaran Wisata Baru Dalam Memadukan Konsep Wisata Alam Serta Edukasi Di Desa Kemiri Kabupaten Jember. Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata, 5(2), 44-55.
[5] Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling. HISTORIS: Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33-39. http://journal.ummat.ac.id/index.php/historis
[6] Murdiyanto, E. (2020). Metode penelitian kualitatif (Teori dan aplikasi disertai contoh proposal). In Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat UPN "Veteran" Yogyakarta Press (1st ed.). Yogyakarta press. http://www.academia.edu/download/35360663/METODE_PENELITIAN_KUALITAIF.docx
[7] Nabillah, S., Sumitra, N. R., & Rohimah, I. (2024). Revolusi teknologi: Implementasi Museum Teknologi dalam menciptakan pariwisata interaktif di era society 5.0. Jurnal Pesona Pariwisata, 3(1), 26-32.
[8] Nafisah, S. A. (2024). Komunikasi persuasif Jogja Good Guide di Generasi Z pada wisata sejarah Kotagede Yogyakarta. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
[9] Sadya, S. (2022). Indonesia miliki 439 museum pada 2020, berikut sebarannya. DataIndonesia.Id. Diakses pada 8 Desember 2024, dari https://dataindonesia.id/varia/detail/indonesia-miliki-439-museum-pada-2020-berikut-sebarannya
[10] Surjadi, C. C., Teofilus, Gosal, G. G., Setiobudi, A., & Mudzakkir, M. F. (2022). Paradigma ELM (Elaboration Likelihood Model) pada UMKM makanan ringan: Studi eksperimental. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 18(3), 317-331. https://doi.org/10.21067/jem.v18i3.7445
[11] Yanita, N., Wimeina, Y., Yasmine, A., & Putra, F. (2023). Pelatihan pemandu wisata bagi anggota Pokdarwis Paingan Desa Wisata Nagari Guguak Kuranji Hilir Padang Pariaman. Jurnal Layanan Masyarakat, 7(4), 514-552. https://doi.org/10.20473/jlm.v7i4.2023.514-552
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 J Juariyah, F Fauziyah, Yeni Dwi Indrawati, Putri Robiatul Adawiyah, P Parto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
