Penerapan Teknologi 3D Printing untuk Pengolahan Sampah Botol Plastik menuju Zero Waste Tourism di Desa Mulur Sukoharjo

Authors

  • Kuswaji Dwi Priyono Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Wisnu Setiawan Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Nirma Lila Anggani Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Keywords:

Sampah botol plastik, 3D printing, Zero Waste Tourism, Kampung Proklim

Abstract

Permasalahan sampah plastik, khususnya botol air mineral berbahan PET, menjadi tantangan serius bagi lingkungan pedesaan yang tengah berkembang menuju destinasi wisata berkelanjutan. Desa Mulur di Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu desa yang aktif mengelola sampah melalui Bank Sampah Induk Sugeng Abadi sejak 2020. Namun, kegiatan pengelolaan masih terbatas pada pengumpulan dan pemilahan tanpa inovasi pengolahan lebih lanjut. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menerapkan teknologi 3D printing sebagai solusi inovatif dalam pengolahan botol plastik bekas menjadi produk bernilai ekonomi serta meningkatkan keterlibatan pemuda Desa Mulur dalam pengelolaan lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, demonstrasi alat (filament cutter, filament maker, dan 3D printer), serta pendampingan desain dan produksi suvenir wisata berbasis daur ulang. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penilaian hasil produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis dan kesadaran lingkungan peserta. Sekitar 85% peserta mampu mengoperasikan peralatan secara mandiri dan menghasilkan berbagai produk kreatif seperti gantungan kunci, miniatur, serta aksesori wisata. Nilai ekonomi juga meningkat, di mana 1 kg botol plastik bekas yang semula bernilai Rp 6.000 dapat diolah menjadi filamen 3D seharga sekitar Rp 150.000. Kegiatan ini berdampak positif terhadap pemberdayaan pemuda, penguatan ekonomi sirkular desa, serta pengembangan konsep Zero Waste Tourism di kawasan Kampung Proklim Pojok Asri.

References

[1] Kuntjara, A., & Nugroho, R. (2021). Peran pemerintah dalam pengembangan desa wisata. Jurnal Pembangunan Wilayah, 16(1), 87-104.

[2] Murniati, D. (2016). Pemberdayaan masyarakat melalui desa wisata: Studi kasus Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 10(2), 150-165.

[3] Prananto, Y. (2017). Dampak sosial pariwisata di desa wisata. Jurnal Sosial dan Budaya, 14(1), 23-35.

[4] Prayag, G., & Ryan, C. (2012). The relationship between tourist experiences and behavioral intentions in a cultural heritage setting. Tourism Management, 33(1), 32-43.

[5] Rahmawati, F. (2020). Penerapan prinsip keberlanjutan dalam desa wisata. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 5(2), 77-89.

[6] Setiawan, T., & Sugiarto, A. (2020). Peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan desa wisata. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(3), 95-110.

[7] Suwignyo, H. (2019). Strategi pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 4(2), 72-85.

[8] Wibowo, A. (2020). Infrastruktur dan pariwisata di desa wisata. Jurnal Infrastruktur dan Ekonomi, 9(1), 22-34.

[9] Hopewell, J., Dvorak, R., & Kosior, E. (2009). Plastics recycling: Challenges and opportunities. Philosophical Transactions of the Royal Society B, 364(1526), 2115-2126.

[10] Jambeck, J. R., et al. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science, 347(6223), 768-771.

[11] Mulyani, E. (2022). Pemanfaatan Teknologi 3D Printer untuk Pengolahan Limbah Plastik di Komunitas Kreatif Desa. Jurnal Pengabdian Teknologi Tepat Guna, 5(1), 44-51.

[12] Nugroho, A., & Prasetyo, H. (2021). Keterlibatan Pemuda dalam Gerakan Lingkungan di Desa Wisata. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 77-88.

[13] Suhendro, R., et al. (2020). Desain Alat Filament Maker Berbasis Limbah Botol Plastik. Jurnal Inovasi Teknologi, 2(1), 1-7.

[14] Oktaviani, S. (2022). Inovasi Sosial dan Ekonomi Hijau pada Desa Wisata. Jurnal Ekowisata, 4(3), 89-98.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Priyono, K. D., Setiawan, W., & Anggani, N. L. (2026). Penerapan Teknologi 3D Printing untuk Pengolahan Sampah Botol Plastik menuju Zero Waste Tourism di Desa Mulur Sukoharjo. Prosiding University Research Colloquium, 22, 275–285. Retrieved from https://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/3191