Menghantarkan Bahasa Inggris pada Dunia Nyata: Buku Ajar dengan Code QR untuk Pendidikan Anak Usia Dini

Authors

  • Sri Slamet Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Choiriyah Widyasari Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Sri Katoningsih Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Heppy Adityarini Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Rini Fatmawati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Keywords:

kode QR, pelafalan, kosakata bahasa Inggris, pendidikan anak usia dini, inovasi pembelajaran

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengembangan dan implementasi buku ajar tematik bahasa Inggris yang diperkaya dengan kode QR untuk mendukung keterampilan pelafalan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surakarta, Indonesia. Banyak guru PAUD menghadapi kesulitan dalam mengucapkan kosakata bahasa Inggris dengan tepat. Hal ini dapat berdampak pada penyampaian model bahasa yang benar kepada anak didik. Buku ajar konvensional umumnya tidak menyediakan dukungan pelafalan yang terintegrasi, sehingga membatasi peluang guru untuk melakukan perbaikan pelafalannya secara mandiri. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, dikembangkanlah buku ajar berbasis digital yang menyematkan tautan audio pelafalan melalui kode QR. Tujuan utama dari inovasi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana dampaknya terhadap kemampuan pelafalan dan kepercayaan diri guru dalam mengajar bahasa Inggris. Dengan menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan 26 guru TK dari sekolah-sekolah yang berafiliasi dengan Aisyiyah. Evaluasi efektivitas intervensi dilakukan melalui kombinasi pre-test, post-test, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sesi pelatihan tematik memperkenalkan fitur digital dalam buku ajar serta membimbing guru dalam latihan pelafalan dan penerapan di kelas. Data kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan pada skor post-test di seluruh kelompok guru, sementara data kualitatif mengungkap peningkatan kepercayaan diri, keterlibatan yang lebih tinggi dalam pembelajaran, dan pemodelan pelafalan yang lebih baik bagi anak. Penelitian ini mendukung integrasi alat digital sederhana seperti kode QR untuk memperkaya sumber belajar tradisional. Hasilnya menunjukkan bahwa media hibrida yang menggabungkan komponen cetak dan audio dapat memberdayakan guru dengan keterbatasan kemampuan bahasa Inggris untuk meningkatkan kompetensi pengajarannya. Selain itu, buku ajar berbasis QR menawarkan solusi yang mudah diakses dan dapat ditingkatkan skalanya untuk memperkaya pembelajaran bahasa pada anak usia dini. Temuan ini mendorong penerapan inovasi serupa dalam program pelatihan guru serta merekomendasikan penelitian lanjutan mengenai dampak jangka panjang dari pembelajaran bahasa berbasis perangkat mobile dalam konteks PAUD.

References

[1] A. Rahman and D. Setiawan, "The role of pronunciation in early language learning: A study of preschool language modeling," Children and Youth Services Review, vol. 127, p. 106123, 2021. [Online]. Available: https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2021.106123

[2] H. Kim, J. Lee, and M. Choi, "Limitations of traditional materials in developing teachers' pronunciation instruction skills," Early Education and Development, vol. 33, no. 1, pp. 45-62, 2022. [Online]. Available: https://doi.org/10.1080/10409289.2021.1928663

[3] S. Ahmed and M. K. Kabilan, "Exploring mobile-augmented tools to enhance English language teacher competence: A focus on phonemic instruction," Computers & Education, vol. 198, p. 104700, 2023. [Online]. Available: https://doi.org/10.1016/j.compedu.2022.104700

[4] C. J. Liu, Y. H. Wang, and M. Y. Chen, "A scaffolding framework for pronunciation training using QR code-linked multimedia," Teaching and Teacher Education, vol. 92, p. 100531, 2020. [Online]. Available: https://doi.org/10.1016/j.tsc.2020.100531

[5] J. C. Richards, Curriculum Development in Language Teaching. Cambridge: Cambridge University Press, 2001. DOI: https://doi.org/10.1017/CBO9780511667220

[6] T. Hutchinson and E. Torres, "The textbook as agent of change," ELT Journal, vol. 48, no. 4, pp. 315-328, 1994.

[7] G. P. S. Dewayani, Ngadiso, and T. Sarosa, "Insufficient higher order thinking skill in reading comprehension exercises of an English language textbook," ELT Worldwide, vol. 7, no. 2, pp. 124-135, 2020.

[8] S. M. Basra and P. Purnawarman, "An evaluation of English e-book ‘Think Globally Act Locally' for the ninth graders," Journal on English as a Foreign Language, vol. 8, no. 1, pp. 57-74, 2018.

[9] L. S. Armstrong, A. N. Stahl, and P. J. Lampi, "All the best-laid plans: A content analysis of textbooks driving integrated reading and writing courses," Community College Journal of Research and Practice, vol. 44, no. 7, pp. 508-527, 2020.

[10] G. Firmansyah dan D. Hariyanto, "The use of QR code on educational domain: A research and development on teaching material," Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, vol. 5, no. 2, hlm. 265-278, Nov. 2019. DOI: https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v5i2.13467

[11] B. Celik, "Using QR codes to develop EFL learners' pronunciation skills and expand vocabulary knowledge," Amazonia Investiga, vol. 12, no. 66, pp. 21-30, 2023.

[12] HEOS, "QR Codes as a Potential Tool in Teaching and Learning Pronunciation," Higher Education and Oriental Studies, vol. 1, no. 1, pp. 31-44, 2020.

[13] European Journal of Education and Pedagogy, "Learning Fun English through Pop-Up QR Book: An Audio-Visual Aid for Early Childhood Foreign Language Development," EJ-EDU, vol. 3, no. 2, pp. 45-52, 2023.

[14] K. D. Dickinson, F. M. Collins, K. Nesbitt et al., "Effects of teacher-delivered book reading and play on vocabulary learning," Journal of Cognition and Development, vol. 20, no. 2, pp. 136-164, 2019.

[15] E. B. Hadley, D. K. Dickinson, K. Hirsh-Pasek, and R. M. Golinkoff, "Building semantic networks: The impact of a vocabulary intervention on preschoolers' depth of word knowledge," Reading Research Quarterly, vol. 54, no. 1, pp. 41-61, 2019.

[16] Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretatif, interaktif, dan konstruktif. Jogjakarta: Alfabeta, 2021.

[17] I. Florensa, M. Bosch, and J. Gascón, "Question-answer maps as an epistemological tool in teacher education," Journal of Mathematics Teacher Education, vol. 24, pp. 203-225, 2021.

[18] A. S. Anggaira, N. Aryanti, Suryadi, and Tusriyanto, "Songs for teaching vocabulary: English learning media for preschoolers," Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 6, no. 6, pp. 6057-6068, 2022.

[19] E. B. Hurlock, Developmental Psychology: A Life-Span Approach. New Delhi: Tata McGraw-Hill, 1996.

[20] N. D. Fleming, Teaching and Learning Styles: VARK Strategies. Christchurch, New Zealand: Neil Fleming, 2001.

[21] D. N. Aprilani and M. Suryaman, "Students' perception in learning English vocabulary through Quizlet," Journal of English Teaching (JET), vol. 7, no. 3, pp. 343-353, 2021.

[22] F. Li and L. Wang, "A study on textbook use and its effects on students' academic performance," Disciplinary and Interdisciplinary Science Education Research.

Downloads

Published

2025-06-21

How to Cite

Slamet, S., Widyasari, C., Katoningsih, S., Adityarini, H., & Fatmawati, R. (2025). Menghantarkan Bahasa Inggris pada Dunia Nyata: Buku Ajar dengan Code QR untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Prosiding University Research Colloquium, 20, 78–87. Retrieved from https://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/3156