Perbandingan antara Massage Perineum dengan Kegel Exercise terhadap Derajat Laserasi Perineum pada Ibu Bersalin

Authors

  • M Mastiah Universitas Muhammadiyah Kudus
    Indonesia
  • Nor Asiyah Universitas Muhammadiyah Kudus
    Indonesia
  • Dwi Astuti Universitas Muhammadiyah Kudus
    Indonesia

Keywords:

Massage perineum, kegel exercise, derajat laserasi perineum pada ibu bersalin

Abstract

Salah satu faktor penyebab morbiditas dan mortalitas ibu adalah infeksi pada masa nifas, yang sering kali berawal dari robekan jalan lahir atau ruptur perineum. Teknik pijat perineum (perineum massage) memiliki manfaat dalam menurunkan risiko terjadinya robekan tersebut, dengan cara meningkatkan aliran darah, melunakkan jaringan di area perineum, serta meningkatkan elastisitas otot-otot yang berperan dalam proses persalinan, termasuk jaringan vagina. Selain itu, latihan senam kegel (kegel exercise) juga merupakan metode efektif untuk mencegah ruptur perineum.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijatan perineum dan senam kegel terhadap derajat laserasi perineum pada ibu bersalin. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen, dengan desain posttest with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin, dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok pijat perineum (20 orang) dan kelompok senam kegel (20 orang).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok pijat perineum, terdapat 13 ibu (65%) yang tidak mengalami robekan perineum, sedangkan pada kelompok senam kegel, sebanyak 11 ibu (55%) tidak mengalami robekan. Uji statistik menunjukkan bahwa pijat perineum lebih efektif dibandingkan senam kegel dalam menurunkan derajat laserasi perineum, dengan hasil yang signifikan secara statistik (p-value = 0,000). Temuan ini menunjukkan pentingnya meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai teknik pijat perineum melalui edukasi kesehatan, sebagai salah satu langkah untuk mendorong kemandirian ibu dalam melakukan pencegahan laserasi selama proses persalinan.

References

[1] AKI MENURUT WHO TH 2023. (n.d.). WHO 2023.

[2] Anggriyana, T. ., & Atiqah, P. (2020). Senam Kesehatan. Nuha Medika.

[3] Aprilia, Y. (2022). Hipnostetri : Rileks, Nyaman dan Aman Saat Hamil dan Melahirkan. Gagas Media.

[4] Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Salemba Medika.

[5] Bandiyah, S. (2023). Kehamilan, Persalinan & Gangguan Kehamilan. Rieneka Cipta.

[6] Chapman, V. (2023). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Persalinan. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

[7] Chomaria, N. (2016). Melahirkan Tanpa Rasa Sakit. Kompas Gramedia.

[8] Dahlan, S. (2021). Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kedsehatan. Salemba Medika.

[9] Daley, D. (2022). 30 Menit Untuk Bugas dan Sehat. Bhuana Ilmu Populer.

[10] Dartiwen, K., & Sabri. (2021). Pengaruh Pemijatan Perineum Pada Primigravida Terhadap Kejadian Laserasi Perineum Saat Persalinan Di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Wilayah Kerja Puskesmas Margadadi Kabupaten Indramayu Tahun 2021.

[11] Hastjarjo. (2021). Quasi-Experimentation : Design & Analisis Issues For Field Setting. Houghton Mifflin Company.

[12] Herdiana, & Trirejeki. (2023). Tips Pijat Perineum. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

[13] Indivara, N. (2020). Mom’s Secreet. Pustaka Angrek.

[14] JNPK-KR. (2023). Asuhan Persalinan Normal. Penerbit Salemba Medika.

[15] Mahalia Putri, N. C., & Dahliana, D. (2022). Pengaruh Kegel Exercise Dan Teknik Birth Ball Terhadap Robekan Jalan Lahir Pada Ibu Bersalin. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 13(1), 114–121. https://doi.org/10.26751/jikk.v13i1.1282

[16] Manuaba, I. B. . (2022). Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

[17] Mochtar, R. (2023). Synopsis Obstetri. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

[18] Mogan, & Marie, F. . (2022). Hypnobirthing : Metode Melahirkan secara Aman, Mudah dan Nyaman. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

[19] Notoatmodjo, S. (2017). Metode Penelitian Kesehatan (R. Cipta (Ed.)).

[20] Prawirohardjo, S. (2015). Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

[21] Priofil Kesehatan Kabupaten Demak. (n.d.). Profil Kesehatan Kabupaten Demak Tahun 2022 dan 2023.

[22] Profil Kesehatan Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022.

[23] Profil Kesehatan Jawa Tengah. (2022). Profil Kesehatan Jawa Tengah 2022.

[24] Proverawati, & Anggriyana, T. . (2019). Senam Kesehatan Dilengkapi Dengan Contoh Gambar. Nuha Medika.

[25] Rani, A. A. P. Y., & Prihandhani, I. S. (2017). Pengaruh Masase Perineum pada Derajat Laserasi Perineum Terhadap Primigravida di Puskesmas II Denpasar Barat. Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 1(1). https://doi.org/10.36474/CARING.V1I1.20

[26] Rohani, Saswita, R., & Marisah. (2021). Asuhan Kebidanan Pada Masa Persalinan. Salemba Medika.

[27] Saifudin, B. A. (2018). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Jakarta. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

[28] Saifudun, B. . (2019). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan. Yayasan BIna Pustaka Sarwono Prawiroharjo.

[29] SDKI. (2023). Survey Demografi Kesehatan Indonesia Tahun 2023. SDKI.

[30] Stoppard. (2021). Buku Pintar Kehamilan Minggu Perminggu. Mitra Medika.

[31] Sugiyono. (2017). Statistika Untuk Penelitian. Alfabeta.

[32] Sumarah. (2020). Perawatan Ibu Bersalin : Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin. Fitramaya.

[33] Tandiono, E. T. (2017). Hubungan Senam Hamil Dengan Lama Proses Persalinan Kala I & II Pada Ibu Hamil Primigravida di RSIA Sakina Idaman Yogyakarta. Universitas Aisyiyah Yogyakarta, 13(3), 3–13.

[34] Widianti, A. . (2019). Senam Kesehatan. Nuha Medika.

[35] Widianti, & Proverawati. (2016). Senam Kesehatan : Dilengkapi Dengan Contoh Gambar. Nuha Medika.

[36] Wiknjosastro, H. (2019). Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Downloads

Published

2025-06-21

How to Cite

Mastiah, M., Asiyah, N., & Astuti, D. (2025). Perbandingan antara Massage Perineum dengan Kegel Exercise terhadap Derajat Laserasi Perineum pada Ibu Bersalin. Prosiding University Research Colloquium, 20, 983–990. Retrieved from https://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/3154