Manajemen Asfiksia di Puskesmas Rejosari Kabupaten Kudus

Authors

  • Tamara Dwi Jayanti Universitas Muhammadiyah Kudus
    Indonesia
  • I Islami Universitas Muhammadiyah Kudus
    Indonesia
  • N Nasriyah Universitas Muhammadiyah Kudus
    Indonesia
  • Dwi Astuti Universitas Muhammadiyah Kudus
    Indonesia

Keywords:

Asfiksia Neonatorum, Bayi Baru Lahir, Resusitasi, Asuhan Kebidanan, Skor Apgar

Abstract

Asfiksia neonatorum merupakan kondisi di mana bayi tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur setelah lahir, yang dapat menyebabkan penurunan kadar oksigen dan peningkatan karbondioksida dalam tubuh, serta berpotensi menimbulkan dampak serius di kemudian hari. Tujuan dari studi ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir yang mengalami asfiksia dengan menggunakan pendekatan 7 langkah Varney. Metode pengumpulan data dilakukan melalui data primer, seperti anamnesis, observasi, dan pemeriksaan fisik, serta data sekunder yang diperoleh dari studi literatur dan dokumentasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa penanganan pada bayi dengan asfiksia dilakukan dengan membersihkan jalan napas, merangsang refleks pernapasan, dan menjaga kestabilan suhu tubuh. Kesimpulan dari kasus ini menekankan pentingnya penilaian skor Apgar untuk mengidentifikasi kondisi asfiksia sejak dini, serta perlunya tindakan resusitasi segera sebagai upaya bantuan hidup dasar guna memulihkan fungsi pernapasan bayi secara optimal.

References

[1] R. Anggraini and V. Nopitasari, "Pengaruh Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir Terhadap Kemampuan Ibu Dalam Memandikan Bayi Dan Merawat Tali Pusat Bayi Baru Lahir Di Bpm Lismarini Palembang," J. Kesehat. Abdurrahman, vol. 9, no. 1, pp. 1-11, 2020, doi: 10.55045/jkab.v9i1.99.

[2] 3Syatirah Leny Murniati, 2Ferawati Taherong, "Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir dengan Asfiksia (Literatur Review)," J. Midwifery, vol. 3, no. 1, pp. 32-41, 2021, doi: 10.24252/jmw.v3i1.21028.

[3] A. Mutiara, F. Apriyanti, and M. Hastuty, "Hubungan Jenis Persalinan Dan Berat Badan Lahir Dengan Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir di RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan Tahun 2019," J. Kesehat. Tambusai, vol. 1, no. 2, pp. 42-49, 2020.

[4] 2Feraw Leny Murniati, "Pengaruh posisi pronasi pada bayi asfiksia terhadap perubahan hemodinamik di RSUD Soewondo Kendal," 2021, [Online]. Available: chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https://repository.unissula.ac.id/33875/2/30902000142_fullpdf.pdf

[5] Dinkes Jateng, "Tengah Tahun 2023 Jawa Tengah," 2023.

[6] Y. E. Silviani, D. Fitriani, M. Oktarina, O. Danti, and I. Rahmawati, "Analisis Faktor Penyebab Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir Di Rsud Siti Aisyah Kota Lubuklinggau," J. Kesehat. Med. Udayana, vol. 8, no. 01, pp. 84-101, 2022, doi: 10.47859/jmu.v8i01.202.

[7] Suharta and D. M. Anggrianti, "Medical journal of al-qodiri," J. Keperawatan dan Kebidanan, vol. 6, no. 1, pp. 17-25, 2021, [Online]. Available: http://jurnal.stikesalqodiri.ac.id/index.php/Jurnal_STIKESAlQodiri

[8] Y. Permata Sari, D. Anggriani Harahap, P. Tuanku Tambusai, and D. Kebidanan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, "EVIDANCE MIDWIFERY JOURNAL Hubungan Prematur dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di Klinik Fatiha The Relationship between Prematurity and the Incident of Neonatal Asphyxia at the Fatiha Clinic," Emj, vol. 3, no. 2, pp. 2963-413, 2024, [Online]. Available: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/

[9] N. Umar, Fitria Masulili, and Baiq Emy Nurmalisa, "Analisis Kesesuaian Prosedur Tindakan Resusitasi pada Neonatus dengan Asfiksia di Ruang Peristi RSU Anutapura Palu," Poltekita J. Ilmu Kesehat., vol. 14, no. 1, pp. 58-67, 2020, doi: 10.33860/jik.v14i1.54.

[10] H. Nukuhaly and K. Kasmiati, "Studi Kasus: Penatalaksanaan Asfiksia Sedang Pada Bayi Baru Lahir Dengan Teknik Haikap Di Rsu Al-Fatah Ambon," J. Kebidanan, vol. 3, no. 1, pp. 75-83, 2023, doi: 10.32695/jbd.v3i1.463.

Downloads

Published

2025-06-21

How to Cite

Jayanti, T. D., Islami, I., Nasriyah, N., & Astuti, D. (2025). Manajemen Asfiksia di Puskesmas Rejosari Kabupaten Kudus. Prosiding University Research Colloquium, 20, 768–776. Retrieved from https://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/3129