Asuhan Keperawatan pada Ny. P dengan Diagnosa Medis Sirosis Hepatis di Ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung
Keywords:
Asuhan keperawatan, diagnosa keperawatan, klien, rumah sakit, sirosis hepatisAbstract
Latar Belakang: Sirosis hepatis adalah penyakit hati kronis yang ditandai dengan fibrosis luas dan pembentukan nodul regeneratif yang dapat menyebabkan disfungsi hati. Penyakit ini menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Di Indonesia, sirosis hepatis sering disebabkan oleh infeksi hepatitis B dan C. Di Ruang Fresia 2 RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung pada kasus sirosis hepatis didapatkan jumlah klien yang menderita pada 5 bulan terakhir yaitu dari bulan juni-oktober 2019 sebanyak 35 orang dari 450 klien, kasus sirosis hepatis cukup tinggi sekitar, dengan komplikasi seperti perdarahan saluran cerna, asites, dan gangguan koagulasi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada Ny. P dengan diagnosis medis sirosis hepatis.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi rekam medis pasien.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ny. P mengatakan tidak nafsu makan, lemas, saat dikaji pasien belum makan dikarenakan puasa tetapi minum sedikit-sedikit, membran mukosa kering dan pucat, terpasang selang NGT, berat badan 45kg, tinggi badan 150cm, aktivitas pasien dibantu keluaganya, hemoglobin 9.7. Diagnosa yang muncul defisit nutrisi diharapkan status nutrisi membaik dilakukan manajemen nutrisi masalah teratasi sebagian, dan intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan masalah teratasi.
Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang tepat berperan penting dalam meningkatkan status nutrisi dan kualitas hidup pasien dengan sirosis hepatis. Perawat memiliki peran utama dalam memberikan edukasi dan intervensi keperawatan yang efektif guna mencegah komplikasi lebih lanjut.
References
[1] M. Amalia, P. H. Hidayati, A. K. Eka Yanti, S. Vitayani, and S. W. Gayatri, "Karakteristik Pasien Sirosis Hepatis," UMI Med. J., vol. 8, no. 1, pp. 53-61, 2023, doi: 10.33096/umj.v8i1.244.
[2] A. Lovena, S. Miro, and E. Efrida, "Karakteristik Pasien Sirosis Hepatis di RSUP Dr. M. Djamil Padang," J. Kesehat. Andalas, vol. 6, no. 1, p. 5, 2017, doi: 10.25077/jka.v6i1.636.
[3] Z. Darni and S. Rahmah, "Pelaksanaan Pengukuran Tanda-Tanda Vital Pada Pasien Sirosis Hepatis Untuk Mencegah Hipertensi Portal," JIKO (Jurnal Ilm. Keperawatan Orthop., vol. 3, no. 2, pp. 47-54, 2019, doi: 10.46749/jiko.v3i2.29.
[4] A. H. Sahputri, "Proses Implementasi Dalam Keperawatan," pp. 1-7, 2020.
[5] U. M. Hulsiyatul, B. Sholehah, and A. K. Fauzi, "Penerapan Posisi Semi Fowler Pada Masalah Penurunan Kapasitas Adaptif Intracranial Untuk Penurunan Tekanan Intracranial Pada Pasien Sepsis Di Ruangan ICU RSUD Sidoarjo," TRILOGI J. Ilmu Teknol. Kesehatan, dan Hum., vol. 5, no. 1, pp. 66-77, 2024, doi: 10.33650/trilogi.v5i1.7643.
[6] Nengsih Yulianingsih and Alayshah Alayshah, "Implementasi Dukungan Ambulasi pada Ny.E Post Sectio Caesarea dengan Intoleransi Aktivitas di Ruang Gincu 4 RSUD Indramayu," J. Sains dan Kesehat., vol. 8, no. 1, pp. 72-83, 2024, doi: 10.57214/jusika.v8i1.542.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.