Asuhan Keperawatan pada an. Z dengan Kasus Bronkopneumonia Diruang Catleya II RSUD RAA Soewondo Pati
Keywords:
Bronkopneumonia, Asuhan Keperawatan, Anak, Bersihan Jalan Napas, Fisioterapi PernafasanAbstract
Bronkopneumonia merupakan salah satu infeksi saluran pernapasan akut yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Anak usia balita memiliki kerentanan yang tinggi terhadap penyakit ini akibat sistem imun yang belum sempurna dan kondisi lingkungan yang kurang mendukung. Studi Kasus ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada An. Z dengan kasus bronkopneumonia di Ruang Catleya II RSUD RAA Soewondo Pati. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang mencakup pengkajian, penetapan diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil kajian menunjukkan tiga masalah keperawatan utama, yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, hipertermia, dan defisit nutrisi. Intervensi keperawatan dilakukan melalui kombinasi tindakan mandiri dan kolaboratif, termasuk penggunaan nebulizer, fisioterapi dada, latihan pernapasan dalam dan batuk efektif. Penekanan juga diberikan pada peran keluarga dalam perawatan anak. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa pemberian asuhan keperawatan yang tepat dan holistik dapat mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi lebih lanjut pada pasien anak dengan bronkopneumonia. Studi kasus ini diharapkan menjadi referensi bagi praktik keperawatan pediatrik serta dasar dalam pengembangan SOP dan kebijakan kesehatan anak yang lebih baik.
References
[1] E. I. Yulia, P. N. Hasanah, and A. A. Amalia, "Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Bronkopneumonia Pada Balita Di Rsud Kabupaten Sumedang," JIKSA-Jurnal Ilmu Keperawatan Sebel. April, vol. 5, no. 2, pp. 115-120, 2023, [Online]. Available: https://ejournal.unsap.ac.id/index.php/jiksa
[2] Titin, "Hubungan Status Gizi Dan Status Imunisasi Terhadap Kejadian Bronkopneumonia Pada Anak," Indones. J. Nurs. Heal. Sci., vol. 5, no. 1, pp. 1-8, 2024, [Online]. Available: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/IJNHS
[3] P. Sisy Rizkia, "Implementasi Pemberian Nebulizer Dan Latihan Batuk Efektif Terhadap Frekuensi Nafas Pada Anak Dengan Bronkopneumonia," J. Penelit. Perawat Prof. P, vol. 2, no. 5474, pp. 1333-1336, 2024.
[4] Ayu Nur A’ida, Rakhmad Rosadi, and M. Fashihullisan, "Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Bronkopneumonia Anak di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang," J. Fisioter. Dan Ilmu Kesehat. Sisthana, vol. 6, no. 1, pp. 01-06, 2023, doi: 10.55606/jufdikes.v6i1.746.
[5] R. W. Safitri and R. L. Suryani, "Batuk Efektif Untuk Mengurangi Sesak Nafas Dan Sekret Pada Anak Dengan Diagnosa Bronkopneumonia," J. Inov. Penelit., vol. 3, no. 4, pp. 5751-5756, 2022, [Online]. Available: https://stp-mataram.e-journal.id/JIP/article/download/1951/1514/
[6] R. S. KENNEDY, "Bronchopneumonia.," Nurs. Times, vol. 58, no. 3, pp. 1186-1188, 2023, doi: 10.5005/jp/books/11045_43.
[7] H. A. Sukma, "Pengaruh Pelaksanaan Fisioterapi Dada (Clapping) Terhadap Bersihan Jalan Nafas Pada Anak dengan Bronkopneumonia," J. Nurs. Heal, vol. Volume 5, no. Nomor 1, p. Halaman 9-18, 2020.
[8] Intan, "Konsep Dasar Bronkopneumonia," J. Penelit. dan Pengemb. Kesehat., vol. 7, no. 4, pp. 9-22, 2020.
[9] D. Dara Jati and S. Widyagama Husada, "Studi Kasus : Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Pada Anak," Media Husada J. Nurs. Sci., vol. 5, no. 2, pp. 131-138, 2024, [Online]. Available: https://ojs.widyagamahusada.ac.idcasestudyhttps//doi.org/10.33475/mhjns.diisiredaksi
[10] R. L. S. Riana Retno Kusmianasari, Rizki Sufiana Arsy, "PEMBERIAN TERAPI NEBULIZER UNTUK MENGATASI KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAFAS PADA AN.A DENGAN BRONKOPNEUMONIA DI RUANG PARIKESIT RST.WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO," JPM J. Pengabdi. MandiriVol.1, No.7, Juli 2022, vol. 74, no. 6, p. 735, 2022, doi: 10.2307/2314292.
[11] G. A. Tehupeiory and E. Sitorus, "Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas dengan Tindakan Fisioterapi Dada pada Anak yang Mengalami Bronkopneumoni Di RSU UKI Jakarta: Case Study," J. Pro-Life, vol. 9, no. 1, pp. 366-375, 2022, [Online]. Available: https://ejournal.uki.ac.id/index.php/prolife
[12] H. Heryyanoor, M. R. Pertiwi, and D. Hardiyanti, "Persepsi Perawat tentang Penerapan Dokumentasi Keperawatan di Rumah Sakit A," J. Ners, vol. 7, no. 2, pp. 1230-1240, 2023, doi: 10.31004/jn.v7i2.16839.
[13] N. H. Dewi, E. Suryati, F. Mulyanasari, and L. Yupartini, "Pengembangan Format Dokumentasi Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Berbasis SDKI, SLKI, dan SIKI," J. Keperawatan Silampari, vol. 4, no. 2, pp. 554-565, 2021, doi: 10.31539/jks.v4i2.1817.
[14] L. Afifah, A. Rusmariana, and O. S. Pratomo, "Penerapan Pemberian Terapi Inhalasi Nebulizer Terhadap Bersihan Jalan Nafas Pada Anak Dengan Bronkopneumonia Di RSUD Bendan Kota Pekalongan," Pros. Semin. Nas. UNIMUS, pp. 516-521, 2023, [Online]. Available: https://prosiding.unimus.ac.id/index.php/semnas/article/view/1537/1540
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.