Promosi Kesehatan mengenai Bahaya Junk Food terhadap Kesehatan pada Remaja
Keywords:
Penyuluhan Kesehatan, Junk Food, Remaja, Diabetes tipe 2, Promosi KesehatanAbstract
Kegiatan penyuluhan promosi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa/i SMA Muhammadiyah 2 Surakarta mengenai bahaya konsumsi junk food dan kaitannya dengan risiko penyakit diabetes tipe 2. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2024 dengan metode ceramah interaktif yang didukung oleh media PowerPoint dan poster. Sebanyak 236 siswa/i dari kelas X hingga XII menjadi peserta dalam kegiatan ini. Untuk mengetahui efektivitas penyuluhan, dilakukan pre-test dan post-test terhadap 222 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai sebesar 9,84 poin atau 14,51% setelah penyuluhan, yang menandakan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan pengelolaan yang baik dan transparan dalam hal keuangan maupun pelaksanaan. Meskipun terdapat beberapa kendala teknis seperti keterbatasan waktu dan fasilitas, penyuluhan tetap memberikan dampak positif dan diharapkan dapat menjadi model untuk kegiatan serupa di masa mendatang.
References
[1] M. Mardiana, D. Titania, M. Dirgandiana, M. F. Fahrizal, and P. A. Sari, "Hubungan Konsumsi Makanan Cepat Saji dengan Obesitas pada Remaja di RT 15 Dusun 3 Desa Loa Kulu Kota Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur 2019," MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA, vol. 19, no. 4, 2020, doi: 10.14710/mkmi.19.4.279-283.
[2] D. Alfora, E. Saori, and L. N. Fajriah, "Pengaruh konsumsi makanan cepat saji terhadap gizi remaja," FLORONA : Jurnal Ilmiah Kesehatan, vol. 2, no. 1, 2023, doi: 10.55904/florona.v2i1.688.
[3] RISKESDAS, "Laporan Nasional Riskesdas 2018 Kemenkes RI," 2018.
[4] C. S. Baden, J. T. Andersen, M. B. Christensen, and C. Gade, "Safety of glucagon-like peptide-1 receptor agonists for weight management in adults, adolescents, and children with obesity: A scoping review," 2023. doi: 10.1097/FAD.0000000000000067.
[5] A. Sherin, "OBESITY: HOW TO PREVENT PAKISTANI PEOPLE FROM GETTING HEAVIER?," KHYBER MEDICAL UNIVERSITY JOURNAL, vol. 5, no. 2, 2013.
[6] A. Ramadhani and M. L. Ramadani, "Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Ceramah Dan Audiovisual Terhadap Pengetahuan Tentang Infeksi Menular Seksual Pada Remaja," Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 2020, doi: 10.30651/jkm.v0i0.5658.
[7] R. F. Fauzi, Agustina, and Wardiati, "Efektivitas Metode Ceramah dan Pemutaran Video terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Motivasi dalam Upaya Pencegahan Kanker Serviks pada Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh Tahun 2023," Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), vol. 6, no. 12, 2023, doi: 10.56338/mppki.v6i12.3974.
[8] R. F. Begum, A. Singh S, and S. Mohan, "Impact of junk food on obesity and polycystic ovarian syndrome: Mechanisms and management strategies," 2023. doi: 10.1016/j.obmed.2023.100495.
[9] Z. Chen et al., "Abstract MP56: Intake of Ultra-Processed Foods is Associated With an Increase in Risk for Type Two Diabetes: Results From Three U.S. Cohort Studies and a Meta-Analysis," Circulation, vol. 147, no. Suppl_1, 2023, doi: 10.1161/circ.147.suppl_1.mp56.
[10] C. Donat-Vargas et al., "High Consumption of Ultra-Processed Food is Associated with Incident Dyslipidemia: A Prospective Study of Older Adults," Journal of Nutrition, vol. 151, no. 8, 2021, doi: 10.1093/jn/nxab118.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.