Sekolah Bukan Tempat Takut: Mewujudkan SMA Bebas Bullying

Authors

  • Aenia Intan Islami Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
    Indonesia
  • Desyana Putri Salsabila Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
    Indonesia
  • Dave Maulana Asadillah Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
    Indonesia
  • Wulan Saputri Rasyid Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
    Indonesia
  • Nurul Istiqomah Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
    Indonesia
  • Heni Purwaningsih Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
    Indonesia
  • Anggi Luckita Sari Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
    Indonesia

Keywords:

Penyuluhan, Perundungan, Siswa SMA, Sikap, Promosi Kesehatan

Abstract

Laporan ini merupakan bagian dari kegiatan promosi kesehatan berupa penyuluhan mengenai perundungan pada siswa SMA yang diselenggarakan oleh mahasiswa Keperawatan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta di SMA Negeri Colomadu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap fenomena perundungan serta membentuk sikap yang lebih positif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan demonstrasi, dengan media pendukung seperti leaflet dan video edukatif. Evaluasi hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan sikap siswa: sebelum penyuluhan, 35,7% siswa menunjukkan sikap yang kurang baik dan 64,3% menunjukkan sikap baik. Setelah penyuluhan, sikap kurang baik menurun menjadi 33,8% dan sikap baik meningkat menjadi 66,2%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan sikap positif siswa terhadap isu perundungan.

References

[1] A. P. B. Kumala and A. Sukmawati, "Dampak Cyberbullying Pada Remaja," Alauddin Sci. J. Nurs., vol. 1, no. 1, pp. 55–65, 2020, doi: 10.24252/asjn.v1i1.17648.

[2] I. Tang, W. Supraha, and I. K. Rahman, "Upaya mengatasinya perilaku perundungan pada usia remaja," J. Pendidik. Luar Sekol., vol. 14, no. 2, p. 93, 2020, doi: 10.32832/jpls.v14i2.3804.

[3] I. Sukmawati, A. H. Fenyara, A. F. Fadhilah, and C. K. Herbawani, "Dampak Bullying Pada Anak Dan Remaja Terhadap Kesehatan Mental," Pros. Semin. Nas. Kesehat. Masy. 2021, vol. 2, no. 1, pp. 126–144, 2021.

[4] I. Murtiningsih, "Penyuluhan Anti Bullying Peserta Didik," IJECS Indones. J. Empower. Community Serv., vol. 2, no. 1, p. 11, 2021, doi: 10.32585/ijecs.v2i1.919.

[5] R. Agustina, "IJoEd : Indonesian Journal on Education Pandangan Studi Gender Terhadap Bullying Gender Studies View of Bullying," vol. 1, no. 2, pp. 71–77, 2024.

[6] E. Emilda, "Bullying di Pesantren: Jenis, Bentuk, Faktor, dan Upaya Pencegahannya," Sustain. J. Kaji. Mutu Pendidik., vol. 5, no. 2, pp. 198–207, 2022, doi: 10.32923/kjmp.v5i2.2751.

[7] 2008 Syahida Kurnia Dinda Khairinnisa and Christiana Elisabeth, "Studi Kasus Perundungan Verbal Siswa Pada Sekolah Dasar Ditinjau Dari Jenis Gender," J. BK Unesa, vol. 11, pp. 274–287, 2020.

[8] R. Yunita, "Perundungan Maya (Cyber Bullying) Pada Remaja Awal," Muhafadzah, vol. 1, no. 2, pp. 93–110, 2023, doi: 10.53888/muhafadzah.v1i2.430.

[9] J. P. Masyarakat, "Sosialisasi penguatan karakter anak untuk mencegah tindak perundungan di sekolah," pp. 404–410.

[10] T. S. Wahyudi and T. Kushartono, "... Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak," J. Dialekt. Huk., vol. 2, no. 1, pp. 57–82, 2020, [Online]. Available: http://ejournal.fisip.unjani.ac.id/index.php/jurnal-dialektika-hukum/article/view/510

Downloads

Published

2025-06-21

How to Cite

Islami, A. I., Salsabila, D. P., Asadillah, D. M., Rasyid, W. . S., Istiqomah, N., Purwaningsih, H., & Sari, A. L. (2025). Sekolah Bukan Tempat Takut: Mewujudkan SMA Bebas Bullying. Prosiding University Research Colloquium, 20, 1–6. Retrieved from https://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/3069