IbM Pembentukan Kader Kesehatan Remaja Di Wilayah Ranting Nasyiatul ‘Aisyiyah Patran, Tegal, Klisat Kelurahan Sumbersari Kecamatan Moyudan

  • Endang Koni Suryaningsih Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Tri Wahyuning Puji Astuti Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Esitra Herfanda Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
Keywords: Kader;, kesehatan;, reproduksi;, remaja;, program kerja ;

Abstract

Fase remaja adalah fase penting dalam sebuah fase kehidupan. Sebab pada fase ini remaja memiliki tugas dan tanggungjawab dalam mempersiapkan diri pada fase berikutnya. Namun pada kenyataannya, remaja seringkali mengalami permasalahan yang dapat menyebabkan kegagalan dalam emgemban tugas dan tanggungjawabanya. Kenakalan di masyarakat sering terjadi pada usia remaja. Fenomena pergaulan bebas, aborsi yang tidak aman pada usia remaja, kehamilan yang tidak diinginkan, dan pernikahan dini merupakan contoh kenakalan yang terjadi pada remaja. NA ranting Patran, Tegal, dan Klisat merupakan perkumpulan remaja ‘Aisyiyah yang belum memiliki kader kesehatan bagi remaja. Sedangkan telah ditemukan bberapa kasus di daerah tersebut adanya remaja yang menikah di usia dini dikarenakan kehamilan yang tidak diinginkan. Sehingga perlu adanya pembentukan kader kesehatan bagi remaja agar dapat menjadi penyampai informasi terkait kesehatan reproduksi bagi remaja setempat dnegan pendekatan yang terstruktur dan sistematis. Luaran dari pengabdian masyarakat ini diharapkan terbentuknya kader kesehatan reproduksi bagi remaja serta tersusunnya program kerja dari para kader kesehatan tersebut.

Author Biographies

Endang Koni Suryaningsih, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Prodi Kebidanan DIII/Fakultas Ilmu Kesehatan

Tri Wahyuning Puji Astuti, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Prodi Kebidanan DIV /Fakultas Ilmu Kesehatan

Esitra Herfanda, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Prodi Kebidanan DIII/Fakultas Ilmu Kesehatan

References

[1] Putri IM, Rosida L. Peningkatan pengetahuan program pendewasaan usia perkawinan di Karang taruna Angkatan Muda Salakan Bantul Yogyakarta. J Pengabdi Masy Kebidanan. 2019;1(1):5–11.

[2] Retnowati W, Amalia RB. Pembentukan Kader Kesehatan Reproduksi Remaja untuk Mengurangi Frekuensi Pernikahan Dini di Siswa SMP di Kecamatan Bangsalsari, Jember. J Karinov. 2019;2(3):204–7.

[3] Padil, Antin T. Paradigma baru pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan. J Pengabdi Masy. 2018;1(2):1–8.

[4] Nurjanah R, Estiwidani D, Purnamaningrum YE. Penyuluhan dan Pengetahuan Tentang Pernikahan Usia Muda Counseling and Knowledge of the Young Age Marriage. J Kesehat Masy Nas. 2013;8(2):56–60.

[5] Sarweni KP, Hargono R. Demand Vs supply progaram kesehatan remaja di Puskesmas tanah Kalikendiding Surabaya. J promkes. 2017;5(1):71–81.
Published
2020-05-12