Pengembangan Kreativitas Bidang Ekonomi dan Wirausaha Masyarakat Inklusi Tuna Daksa Desa Bareng Klaten

  • Lintang Kurniawati Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Nashirotunnisa Nurharjanti Universitas Muhammadiyah Surakarta
Keywords: budaya lokal;, kegiatan produksi;, entrepreneurship;, businessplan;, tuna daksa;

Abstract

Forum Komunitas Masyarakat Peduli Difabel (FKMPD) adalah lembaga swadaya masyarakat yang peduli terhadap kaum difabel yang memiliki kemampuan dan minat dalam mengembangkan kreativitas dibidang perekonomian terutama dalam sektor usaha yang memiliki nilai ekonomi. Forum yang dibentuk ini bertujuan untuk menjadi tempat berkumpulnya kaum difable di Klaten agar salaing bersatu dan berkomunikasi dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada dalam berbagai bidang dimana kaum difabel ini berkegiatan. Hal ini terutama pada kegiatan ekonomi menjadi pokok bahasana utama dalam forum komunitas ini. Berbagai forum dan kegiatan yang dilakukan oleh FKMPD biasanya tidak lepas dari pengembangan ketrampilan dan softskill. Adanya motivasi dalam mengembangkan kreativitas bagi para difabel ini maka diperlukan pengelolaan dalam hal pengembangan ketrampilan dan softskills yang meliputi (1)Memberikan Pengetahuan tentang peran FKMPD dalam pelestarian budaya lokal sehubungan dengan kegiatan ekonominya, (2) Memberikan pengetahuan pada FKMPD dalam kegiatan produksi yang menghasilkan secara ekonomi disesuiakan dengan kemampuan dari anggota yang tuna daksa yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas,(3) Perluasan Pengetahuan tentang manajemen bisnis demi meningkatkan jiwa entrepeneurship Melalui kegiatan pengabdian maka dilakukan pembinaan dan pendampingan dalam pengembangan kreativitas dan softskills FKMPD dalam kegiatan ekonominya. Metode pelaksanaan pengabdian Pakom meliputi pelatihan dan pendampingan peran FKMPD dalam pelestarian budaya lokal dalam kegiatan ekonominya, memberikan pengetahun dan konsep kegiatan produksi yang disesuaikan dengan keterbatasan mobilitas bagi para anggota difabel dan perluasan pengetahuan konsep manajemen bisnis. Luaran kegiatan ini adalah produk dari hasil kegiatan usaha yang menjunjung budaya lokal yaitu produk hiasan yang dibalut dengan kain batik atau lurik, Kaum tuna daksa yang memiliki kemandirian secara ekonomi , Anggota komunitas memiliki jiwa entrepreneur, Publikasi call for paper urecol 2020, Publikasi jurnal berakreditasi.

Author Biographies

Lintang Kurniawati, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Prodi Akuntansi/Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Nashirotunnisa Nurharjanti, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Prodi Akuntansi/Fakultas Ekonomi dan Bisnis

References

[1] Company Profil (2017), Forum Komunitas Masyarakat Peduli Difabel, Kota Klaten,.

[2] Fakhruddin, A. M., Politik, D., Ilmu, F., & Politik, I. (2017). Upaya Pemerintah Untuk Mewujudkan Kesetaraan Kemandirian Dan Kesejahteraan Difabel Di Kabupaten Klaten ( Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Klaten No . 2 Tahun 2011 Tentang Kesetaraan Kemandirian Dan Kesejahteraan Difabel ). Journal of Politic and Government Studies, 6(03).Energy Procedia. Elsevier B.V.; 2014. p. 270–273.

[3] Hafni, D. A. (2017). Studi Fenomenologi : Praktik Dan Makna Akuntansi Bagi Wirausahawan Difabel Netra Pada Usaha Mikro. Jurnal Ilmiah Akuntansi : Kompartemen, XV(2), 82–97.

[4] Ningsih, N. A., & Waraulia, A. M. (2017). Lifeskill untuk difabel melalui sampah plastik. Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun2017.
Published
2020-05-12