Analisis Problematika Medis Masyarakat Kemiri Kabupaten Purworejo dan Upaya Penanganannya melalui Kegiatan Pengobatan Gratis

  • Mirah Rejeki STIKES Kusuma Husada, Surakarta
Keywords: Diagnosis;, Edukasi Kesehatan;, Fisioterapi;, Latihan Fisik;, Gaya Hidup;

Abstract

Bagi sebagian masyarakat Indonesia yang tinggal di pedesaan, pemeliharaan kesehatan dan pengobatan masih merupakan persoalan yang membutuhkan bantuan pihak lain. Masyarakat Desa Kedung Pomahan Wetan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo mengalami persoalan akses kepada fasilitas kesehatan, sehingga membutuhkan bantuan dalam bentuk pengobatan gratis. Agar secara mandiri dapat menjaga kesehatan, dalam kegiatan pengobatan gratis ini juga dilakukan edukasi tentang menjaga kesehatan kepada peserta. Dalam diagnosis diperoleh data bahwa jenis penyakit yang secara dominan dialami oleh peserta seperti Miyalgia, ISPA, Gastritis, Osteoartritis memiliki keterkaitan dengan jenis pekerjaan mereka yang mayoritas sebagai petani. Selain memberikan pengobatan, dianjurkan juga untuk melakukan upaya pencegahan dan perawatan kesehatan agar dapat beraktifitas secara produktif meskipun telah berusia lanjut. Penanganan penyakit yang ada dapat berupa obat-obatan, pengaturan pola makan, gaya hidup sehat, latihan fisik, dan fisioterapi.

Author Biography

Mirah Rejeki, STIKES Kusuma Husada, Surakarta

Administrasi Rumah Sakit

References

[1] “Kemiri, Purworejo,” Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 11-Jun-2019.

[2] “Kedung Pomahan Wetan, Kemiri, Purworejo,” Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 11-Jun-2019.

[3] S. J. Enna, D. B. Bylund, and Elsevier Science (Firm), XPharm : the comprehensive pharmacology reference. Elsevier, 2008.

[4] Muscle Pain (Myalgias) - Managing Side Effects - Chemocare. .

[5] M. Pujiastuti, L. N. F. Baeha, and J. Pane, “Pengaruh Herbal Compress Ball Terhadap Penurunan Nyeri Otot pada Lansia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Tahun 2018,” J. MUTIARA NERS, vol. 1, no. 2, pp. 81–89, Sep. 2018.

[6] Y. Putra and S. Wulandari, “Faktor Penyebab Kejadian ISPA,” J. Kesehat., vol. 10, p. 37, May 2019, doi: 10.35730/jk.v10i1.378.

[7] B. Y. Selviana, “Effect of coffee and Stress with the Incidence of Gastritis,” J. Major., vol. 4, no. 2, Jan. 2015.

[8] S. Nisa, “Gastritis (Warm-e-meda): A review with Unani approach,” Int. J. Adv. Sci. Res., vol. 3, no. 3, pp. 43–45, May 2018.

[9] “Hubungan pola makan dengan timbulnya gastritis pada pasien di Universitas Muhammadiyah Malang Medical Center (UMC).” [Online]. Available: https://www.readcube.com/articles/10.22219/jk.v1i2.406. [Accessed: 11-Jan-2020].

[10] C. Paerunan, J. Gessal, and L. Sengkey, “Hubungan antara usia dan derajat kerusaan sendi pada pasien Osteoartritis lutut si Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP. PROF. DR. R. D. Kandou Manado Periode Januari– Juni 2018,” vol. 1, p. 4, 2019.

[11] A. I. Pratiwi, “Diagnosis and treatment Osteoartritis,” J. Major., vol. 4, no. 4, Jan. 2015.

[12] T. T. Marlina, “Efektivitas Latihan Lutut Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pasien Osteoarthritis Lutut di Yogyakarta,” J. Keperawatan Sriwij., vol. 2, no. 1, pp. 44–56, Nov. 2015.
Published
2020-05-12