COPING STRATEGIES DAN TINGKAT KAPASITAS MASYARAKAT DESA MODANGAN KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA ERUPSI GUNUNGAPI KELUD

  • Kuswaji Dwi Priyono
  • Wahyu Budiati
Keywords: kapasitas masyarakat, bencana erupsi, coping strategies

Abstract

Desa Modangan merupakan salah satu desa yang terdampak langsung erupsi Gunungapi Kelud, berada di Kawasan Rawan Bencana I dan Kawasan Rawan Bencana II. Ancaman bahaya erupsi Gunungapi Kelud di Desa Modangan merupakan bahaya primer berupa jatuhan piroklastik, lahar, gas vulkanik beracun, dan air danau kawah. Tujuan penelitian ini untuk (1) menganalisis kapasitas masyarakat, (2) mengetahui hubungan faktor jenis kelamin, pekerjaan, usia, dan pendidikan terhadap tingkat kapasitas masyarakat, dan (3) mengidentifikasi coping strategies dalam menghadapi ancaman erupsi. Metode yang digunakan adalah survey, menggunakan purposive sampling dalam pengambilan sampel, dilakukan dengan kuisioner, wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pembobotan, analisis regresi logistik ordinal, dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kapasitas masyarakat Desa Modangan dalam mengadapi bencana erupsi terbagi menjadi dua kelas yaitu tingkat kapasitas tinggi dan tingkat kapasitas sedang. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kapasitas masyarakat di Desa Modangan pada tingkat signifikasi 5% adalah jenis kelamin, pekerjaan, usia, dan tingkat pendidikan dengan koefisien determinasi Negelkerke sebesar 0.558. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin, pekerjaan, usia, dan tingkat pendidikan mempengaruhi tingkat kapasitas masyarakat secara global sebesar 55.8%. Masyarakat lokal di Desa Modangan menerapkan empat bentuk coping strategies yaitu ekonomi, teknologi, sosial, dan kultural/budaya.

 

References

BAKORNAS PB. 2007. Pedoman Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Di Daerah. Jakarta: Badan Koordinasi Nasional Penanganan Bencana
BPBD Kabupaten Blitar. 2017. Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana Desa Modangan. Blitar: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar
Chipman Mushabati, Lameck Frank. 2014. “Flood Risk Perceptions and Coping Strategies of Residents in the Kabbe Constituency of the Zambezi Region (Namibia)”. (Thesis). Namibia: The Unversity of Namibia
Effendi, Sofian; Tukiran. 2012. Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES
Hendarsah, Haruman. 2012. “Pemetaan Partisipatif Ancaman, Strategi Coping, dan Kesiapsiagaan dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Masyarakat Di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang”. Jurnal Sosiokonsepsia Vol.1, No.3
Setiawan, Heru. 2014. “Analisis Tingkat Kapasitas dan Strategi Coping Masyarakat Lokal dalam Menghadapi Bencana Longsor – Studi Kasus Di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah”. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol.11, No.1
Twigg, John. 2015. Disaster Risk Reduction. London: Overseas Development Institute
Undang-Undang Republik Indonesia No.24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana
Published
2019-01-21