Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper Crocatum Ruiz & Pav) terhadap Hambatan Pertumbuhan Bakteri Streptococcus Mutans

  • Mahmud Kholifa Universitas Muhammadiyah Surakarta
Keywords: Streptococcus Mutans, antiseptik, hambatan pertumbuhan, ekstrak etanol daun sirih merah, bahan herbal

Abstract

Karies gigi adalah kerusakan gigi yang disebabkan oleh bakteri yang
menyebabkan gigi berlubang sampai terjadinya kematian gigi. Bakteri
yang paling dominan pada karies gigi adalah Streptococcus mutans.
Salah satu upaya pencegahan karies adalah dengan menghambat
pertumbuhan Streptococcus mutans menggunakan antiseptik. Namun
penggunaan bahan kimia antiseptik dalam jangka panjang dapat
menyebabkan noda pada gigi, perubahan keseimbangan flora mulut, ,
pembengkakan kelenjar parotis dan bahkan dapat menyebabkan
kanker, sehingga diperlukan inovasi baru untuk memelihara dan
menjaga kesehatan mulut yang lebih aman dengan bahan herbal .
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kemampuan
konsentrasi ekstrak etanol daun sirih merah terhadap penghambatan
pertumbuhan Streptococcus mutans secara in vitro. Metode yang
digunakan adalah mengukur diameter zona hambatan yang terjadi
setelah perlakuan dengan ekstrak etanol daun sirih merah. Subjek
dikelompokkan menjadi 5 kelompok perlakuan yang masing-masing
diberi perlakuan dengan ekstrak etanol daun sirih merah konsentrasi
10%, 20%, 40%, 80% dan 0,2% klorheksidin sebagai kontrol positif.
Semua cawan petri diinkubasi pada suhu 37 C selama 24 jam,
kemudian diukur diameter zona hambat yang terjadi. Hasil uji one
way Anova menunjukkan nilai p = 0,000 (p <0,05), yang berarti
bahwa ekstrak etanol daun sirih merah berpengaruh secara signifikan
terhadap hambatan pertumbuhan Streptococcus Mutans in vitro. Hasil
post hoc tes menujukkan ada perbedaan yang signifikan secara
statistik antara masing-masing kelompok perlakuan terhadap
hambatan pertumbuhan Streptococcus Mutans (p <0,05).
Kesimpulannya, ekstrak etanol daun sirih merah berpengaruh sebagai
antiseptik pada penghambatan pertumbuhan Streptococcus Mutans
dan peningkatan konsentrasi ekstrak etanol daun sirih merah diikuti
dengan penurunan ukuran diameter zona hambat pada biakan
Streptococcus Mutans.

References

BIMKGI., 2012, Streptococcus mutans. Surat Keputusan No.1/Sekjen/PSMKGI/X2012.
Carranza F.A., Newman M. G., and Takei H.
H., 1996, Clinical Periodonta’l 8th End. W. B. Sounders Compang. H. 85 : Philadelpia.
Hongini, Yundali S. Andityawarman, Mac., 2012. Kesehatan Gigi dan Mulut. Bandung :
Pustaka Reka Cipta.
Indah Irma, S. Ayu Intan, 2013, PenyakitGigi dan Mulut. Yogyakarta : Nuha Medika.
Ismarani, 2012, Potensi Senyawa Tanin dalam Menunjukkan Produksi Ramah Lingkungan.
Jurnal Agrobisnis dan Pengembangan Wilayah Vol. 3 No. 2.
Juliantina, Citra, Nirwani, Nurmasitoh, Bowo. 2010. “Manfaat Sirih Merah (Piper Crocatum)
Sebagai Agen Antibakterial Terhadap Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif”. JKKI. 1
(7)
Kidd, Edwin A.M., Bechal, Sally J., 1991, Dasar - Dasar Karies Penyakit
danPenanggulangannya. Cetakan I, Jakarta : EGC, p.1-144.
Mc. Cullough MJ., Farah CS., 2008, The Role Of Alchol In Oral Carsinogenesis with Particular
Eference to Alchol-Containing Mouth Washes.. AustraliaDental Journal 2008 : 53 : 302
- 5.
Slot, J. Taubman, M. A., 1992, Contemporary Oral Microbiology and Immunology. Mosby
Year Book. 366 – 69, 377- 414, 524 – 69.
Published
2018-02-21