PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI GERGAJI KAYU JATI (Tectona grandis L,f) (UKURAN PARTIKEL DAN JENIS AKTIVATOR)

  • Emi Erawati
  • Ekta Firdausi Nur Afifah
Keywords: Karbon aktif, karbonisasi, , kayu jati, aktivator, rendemen

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel dan jenis aktivator terhadap karakteristik karbon aktif dari limbah serbuk gergaji kayu jati. Karakteristik karbon aktif berupa uji kadar air, kadar abu, kadar volatile matter, kadar fixed carbon, daya serap terhadap iodium, daya serap terhadap benzena, dan menghitung rendemen arang. Serbuk gergaji kayu jati dihaluskan menggunakan grinder kemudian diayak menggunakan 4 variasi mesh yaitu -40+60, -60+70, -70+80, dan -80+100 mesh. Proses karbonisasi dilakukan di furnace pada temperatur 350ᵒC selama 15 menit. Arang diaktivasi menggunakan 4 jenis larutan aktivator yang berbeda yaitu H3PO4, NaOH, H2SO4, dan NaCl masing-masing memiliki konsentrasi 10% volum. Karbon aktif yang dihasilkan dilakukan pengujian kualitas karbon aktif sesuai dengan SNI 06-3730-1995. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi paling optimal dalam pembuatan karbon aktif serbuk gergaji kayu jati menggunakan aktivator H3PO4, yang menghasilkan rendemen arang 89,63%, kadar air 1,55%, kadar abu 3,83%, kadar volatile matter 3,46%, kadar fixed karbon 92,71%, daya serap terhadap iodium 837,74 mg/g, dan daya serap terhadap benzena sebesar 38,85%.

References

Aprianis, Y. (2015). Karakteristik Arang Aktif dari Tunggak Acacia crassicarpa. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 30(4), 261–268.
Esterlita, M. O., & Herlina, N. (2015). Pengaruh Penambahan Aktivator ZnCl2, KOH, dan H3PO4 dalam Pembuatan Karbon Aktif dari Pelepah Aren (Arenga pinnata). Jurnal Teknik Kimia USU, 4(1), 47–52.
Jahangiri, M., Adl, J., Shahtaheri, S. J., Rashidi, A., Ghorbanali, A., Kakooe, H., Forushani, A. R. & Ganjali, M. R. (2013). Preparation of a new adsorbent from activated carbon and carbon nanofiber (AC/CNF) for manufacturing organic-vacbpour respirator cartridge. Iranian journal of environmental health science & engineering, 10(1), 15. doi: 10.1186/1735-2746-10-15.
Jamilatun, S., & Setyawan, M. (2014). Pembuatan Arang Aktif dari Tempurung Kelapa dan Aplikasinya untuk Penjernihan Asap Cair. Spektrum Industri, 12(1), 1-112.
Kwaghger, A., & Ibrahim, J. S. (2013). Optimization of Conditions For The Preparation of Activated Carbon from Mango Nuts Using HCl. Carbon, 39(8), 425–432.
Maulinda, L., Nasnul, Z. A., & Dara, N. S. (2015). Pemanfaatan Kulit Singkong sebagai Bahan Baku Karbon Aktif. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 4(2), 11–19.
Permatasari, A. R., Khasanah, l. U., & Esti, W. (2014). Karakterisasi Karbon Aktif Kulit Singkong (Manihot utilissima) dengan Variasi Jenis Aktivator. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 7(2), 47–52.
Prabarini, N. & Okayadnya, D. (2014). Penyisihan Logam Besi (Fe) Pada Air Sumur Dengan Karbon Aktif Dari Tempurung Kemiri. Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 5(2), 33–41.
Sahara, E., Sulihingtyas, W. D., & I Putu A. S. M. (2017). Pembuatan dan Karakterisasi Arang Aktif dari Batang Tanaman Gumitir (Tagetes erecta) yang diaktivasi dengan H3PO4. Jurnal Kimia 11(1), 1–9.
Saputro, S. (2016). Karbon Aktif dari Serbuk Gergaji Kayu Jati (Tectona grandis L.f) sebagai Adsorben Ion Logam Pb (II) dan Analisisnya menggunakan Solid-Phase Spectrophotometry (SPS). 1(2).
Setiawati, E., & Suroto. (2010). Pengaruh Bahan Aktivator pada Pembuatan Karbon Aktif Tempurung Kelapa. Jurnal Riset Industri Hasil Hutan, 2(1), 70–75.
Utomo, S. (2014). Pengaruh Waktu Aktivasi dan Ukuran Partikel terhadap Daya Serap Karbon Aktif dari Kulit Singkong dengan Aktivator NaOH. Seminar Nasional Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Jakarta, ISSN 2407-1846.
Published
2019-01-21