EVALUASI BANGUNAN RUANG KEGIATAN BELAJAR TERHADAP STANDARKETENTUAN BANGUNAN SEKOLAH TAHAN GEMPA

  • Nurmansyah Alami
  • Agung Nusantoro
  • Triyanto Triyanto
Keywords: bangunan sekolah tahan gempa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kesesuaian bangunan ruang kegiatan belajar sekolah SMP sederajat dan SMA sederajat di Purworejo terhadap Pedoman Teknis Bangunan Sekolah Tahan Gempa tahun 2010, (2) persentase kesesuaian sekolah tahan gempa di Purworejo, dan (3) Untuk mengetahui bagian struktur bangunan yang paling dominan, yang tidak sesuai dengan Pedoman Teknis Bangunan Sekolah Tahan Gempa tahun 2010.

Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder.Objek penelitian in iadalah ruang kegiatan belajar SMP sederajat dan SMA sederajat di kabupatenPurworejo .Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik studi pustaka, wawancara, kuisioner, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode skoring.

Hasil penelitian  Struktur bangunan yang paling dominan tidak sesuai Pedoman Teknis Bangunan Sekolah Tahan Gempa tahun 2010 pada bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Purworejo adalah angkur pada kolom dengan dinding pengisi, yaitu sebanyak 54 bangunans ekolah .

Kesimpulan dari penelitian adalah: bangunan ruang kegiatan belajar SMP dan SMA yang sesuai adalah 35 sekolah atau 54,69%, kurang sesuai 20 sekolah atau 31,25%, dan tidak sesuai adalah 9 sekolah atau 14,06%.

References

Amri. Kerusakan bangunan akibat gempa. 2010. Yogyakarta
Arikunto, Suharsimi, 2010. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Boen, Teddy. 2000. Bangunan Rumah Tinggal Sederhana-Belajar Dari Kerusakan Akibat Gempa, Lokarya Nasional Banguna Rumah Tinggal Sederhana Tahan Gempa. Yogyakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. 2011. Jurnal Penanggulangan Bencana. Jakarta.
Depertemen Pekerjaan Umum. 2006. Pedoman Teknis Rumah dan Bangunan Gedung Tahan Gempa. Jakarta.
Direktorat Sarana dan Prasarana Pendidikan. 2010. Pedoman Teknis Bangunan Sekolah Tahan Gempa. Jakarta
Direktur Jendral Cipta Karya 2006. Pedoman Teknis Rumah dan Bangunan Gedung Tahan Gempa Dilengkapi Dengan Metode Dan cara Perbaikan Kerusakan. Jakarta.
Eko Putro Widoyoko, S . 2013. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarya: Pustaka Belajar
Erin. 2011. Analisa Resiko Kerusakan Bangunan Rumah Tinggal Tipe 36 Akibat Gempa (Studi Rumah Tinggal di Subuah Perusahaan di Kota Depok). Universitas Indonesia. Jakarta.
Erna Krisnanto, & Dian Hardijana, & Noryanto. 2009. Keandalan Struktur Bangunan Terhadap Gempa Bumi Pada Bangunan Rumah Tinggal Padat Penduduk di Perkotaan. Universitas Pendidikan Indonesia. Diunduh dari www.artikel_struktur_rumah_tinggal_padat_penduduk.pdf pada tanggal 5 Juni 2016.
Fahrevy. 2015. Kajian Tingkat Pengetahuan Kepala Keluarga Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi di Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Skripsi, diterbitkan. Univesitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Diunduh dari etd.unsyiah.ac.id pada tanggal 5 Juni 2016.
Idhom Febriana Hasida. 2014. Identifikasi Kerusakan Komponen Bangunan Rumah Tinggal Akibat Gempa dengan Tingkat Kerusakan Ringan di Kabupaten Bener Meriah, Banda Aceh. Skripsi, diterbitkan. Univesitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Diunduh dari etd.unsyiah.ac.id pada tanggal 5 Juni 2016.
KemenPU. 2010. Peta Zonasi Gempa Tahun 2010 . Jakarta
McGuire, Bill . A Guide to the End of the World , 2002
Natawijaya, D.H., (2002), Neotectonics of Sumatran Fault ang Paleogeodesy of the Sumatran Subduction Zone. Doctor of Philosophy Thesis. California Institute of Technology, Pasadena, California.
Nusantoro, Agung. 2012. Perbaikan Dan Perkuatan Struktur Pada Bangunan Cagar Budaya. Universitas Muhammadiyah Purworejo
Production Team Universitas Gadjah Mada, “Pedoman Membangun Rumah Sederhana Tahan Gempa”. Jogja-Jateng Archquick Response.
Siddiq, Suwandojo. 1995. Laporan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Besar Hansbin-Kobe, Puslitbangkim, Kimbangwil, Bandung.
Standar Nasional Indonesia 03 - 1726 – 2002 (revisi), “Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Rumah dan Gedung”, 2002.
Sugiyono. 2009. Metode penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung Alfabeta
Tom Simkin & Lee Siebert. Volcanoes of the World. 2013. USGS (United States Geological Surveys).
Widodo. 2007. Kerusakan Bangunan Pada Gempa Yogyakarta 27 Mei 2006: Akibat Kebelumjelasan Code, sosialisasi atau Peleksanaan. Yogyakarta: Seminar dan Pameran HAKI 2007.

Published
2019-01-21