HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN CKD DI RSUD RAA SOEWONDO PATI

  • Sri Karyati
  • Sukarmin Sukarmin
  • Siti Listyaninsih
Keywords: dukungan keluarga, kepatuhan, pembatasan cairan

Abstract

Salah satu masalah yang paling sering dihadapi pasien yang dapat memperparah kondisi pasin CKD adalah retensi cairan. Hal ini yang mengharuskan pasien  CKD melakukan pembatasan asupan cairan sesuai keluaran cairannya. Dukungan keluarga memiliki peranan yang penting untuk merawat pasien selama ada dirumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada  pasien CKD di RSUD RAA Soewondo Pati. Sampel 78 pasien CKD yang melakukan hemodialisa di ruang Hemodialisa RSUD RAA Soewondo Pati. Instrument penelitian menggunakan kuesioner kepatuhan pembatasan cairan dan kuesioner dukungan keluarga. Hasil penelitian menemukan sebagian besar pasien CKD memiliki dukungan keluarga  yang kurang yaitu sebanyak 40 (51,3%) orang. Kepatuhan pembatasan cairan pasien CKD sebagian besar kurang yaitu 49 (62,8%) orang. Analisa chi square diperoleh nilai p=0,000 dan OR : 4,2. Terdapat hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD di Ruang Hemodialisa RSUD RAA Soewondo Pati. Pasien CKD yang mendapatkan dukungan keluarga berpeluang lebih patuh melakukan pembatasan cairan sebesar  4,2 kali dibanding yang sebaliknya.

References

Rahman, A. (2014). Optimalisasi pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang mendapatkan hemodialisa di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. (Karya Ilmiah Akhir Ners tidak dipublikasikan). Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia.
Laili, A.M.(2015). Studi deskriptif kepatuhan pembatasan intake cairan pada pasien gagal ginjal kronik di Unit Hemodialisa RSUD RAA Soewondo Pati. (Skripsi tidak dipublikasikan) Program Studi S1 Ilmu Keperawatan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cendekia Utama Kudus.
Ashley, C., & Morlidge, C.(2008). Introduction to Renal Therapeutic. Cambridge. Pharmaceutical Press.. http://www.pharmpress.com/product/ 9780853696889/introduction-torenaltherapeuticdiakses 6 Januari 2018
Black, J. M., & Hawks. J. H.,(2009). Medical surgical nursing clinical management for positive outcomes(8th ED). Elsevier (Singapore) PTE LTD..
Bosworth HB, Siegler IC, Olsen MK, Brummett BH, Barefoot JC, Williams RB et al (2009). Social Support and Quality Of Life in Patient With Coronary Artery Diseases. Kidney Academic Publisher Quality Of Life Research 29 pp 829-839
Wawan A & Dewi M. (2010). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku manusia. Nuha Medika, Yogyakarta.
Smeltzer, S.C., & Bare, B.G. (2009). Buku ajar keperawatan medical bedah Brunner &Suddart. Jakarta, EGC.
Kamaludin, R. & Rahayu, E. (2009). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan asupan cairan pada pasien GGK dengan hemodialysis di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Jurnal Keperawatan Soedirman, Vol 4 No.1. 2009
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, (2018).Cegah Dan Kendalikan Penyakit Ginjal Dengan Cerdik Dan Patuh. http://www.depkes.go.id. Dipublikasikan pada Rabu, 07 Maret 2018 .
Published
2019-01-21