AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK Ganoderma lucidum: SEBAGAI PENANGKAP MALONALDEHID DAN PENGKHELAT ION LOGAM

  • Wahyu Utami
  • Ulfa Datrya F auzi
Keywords: jamur lingzhi, Ganoderma lucidum, pengkhelat logam

Abstract

Jamur lingzhi (Ganoderma lucidum) merupakan salah satu obat tradisional yang banyak digunakan dan mengandung beragam senyawa aktif yang dipercaya berkhasiat sebagai antioksidan. Oleh karenanya telah dilakukan penelitian untuk membuktikan kemampuan beberapa fraksi ekstrak etanol jamur lingzhi sebagai penangkap malonaldehid (MDA) dan pengkhelat ion logam. Ekstraksi jamur lingzhi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Selanjutnya ekstrak difraksinasi secara partisisi cair-cair dengan pelarut air, etil asetat, dan n-heksan. Aktivitas penangkap malonaldehide diukur menggunakan metode thiobarbituric acid-reactive substances assay (TBARS), sedangkan untuk mengukur aktivitas pengkhelat ion logam digunakan metode  ferrous  ion  chelating (FIC). Hasil uji aktivitas penangkap MDA menggunakan sampel dengan konsentrasi 25 µg/mL diperoleh aktivitas penangkap MDA sebesar 67,57 ± 4,68%; 60,43 ± 1,96%; 57,72 ± 5,71%;  berturut-turut untuk fraksi etil asetat, air dan n-heksan. Aktivitas masing-masing fraksi tersebut sebanding dengan vitamin E (53,05 ± 20,42%) (P > 0,05). Dari hasil uji aktivitas pengkhelat logam didapatkan nilai EC50 pengkhelat ion Fe2+  dari fraksi air dan fraksi etil asetat sebesar 321,97 µg/mL dan 214,85 µg/mL, sedangkan fraksi heksan tidak memiliki aktivitas pengkhelat ion Fe2+.

 

References

Ayala A., Muñoz M.F. and Argüelles S., 2014, Lipid Peroxidation : Production , Metabolism , and Signaling Mechanisms of Malondialdehyde and 4-Hydroxy-2-Nonenal, Oxidative Medicine and Cellular Longevity, 1–31.
Badarinath A. V, Rao K.M., Chetty C.M.S., Ramkanth S., Rajan T.V.S. and Gnanaprakash K., 2010, A Review on In-vitro Antioxidant Methods : Comparisions , Correlations and Considerations, International Journal of PharmTech Research, 2 (2), 1276–1285.
Boh B., Berovic M., Zhang J. and Zhi-bin L., 2007, Ganoderma lucidum and its pharmaceutically active compounds, Elsevier B.V, 13 (7), 265–301.
Chen S., Xu J., Liu C., Zhu Y., Nelson D.R., Zhou S., Li C., Wang L., Guo X., Sun Y., Luo H., Li Y., Song J., Henrissat B., Levasseur A., Qian J., et al., 2012, Genome sequence of the model medicinal mushroom Ganoderma lucidum, Nature Communications, 3, 913–919.
Daud M.F., Esti R. S. and Endah R., 2002, Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.), Prosiding SNaPP2011 Sains, Teknologi, dan Kesehatan, 2, No. 1, 55–62.
Fatmawati S., Kurashiki K., Takeno S., Kim Y., Shimizu K., Sato M., Imaizumi K., Takahashi K., Kamiya S., Kaneko S. and Kondo R., 2009, The Inhibitory Effect on Aldose Reductase by an Extract of Ganoderma lucidum, PHYTOTHERAPY RESEARCH, 32, 28–32.
Ferreira I.C.F.R., Barros L. and Abreu R.M. V, 2009, Antioxidants in Wild Mushrooms, CIMO-ESAB, Instituto Politécnico de Bragança, Campus de Sta. Apolónia, Bragança, Portugal, 1–18.
Halliwel B. and Gutteridge J.M.C., 1999, Free Radical in Biology and Medicine Ed-3, Oxford University, New York., p. 270.
Kusmiati, 2005, Kemampuan Senyawa dari Daun Bayam (Amaranthus sp) Untuk Menetralisir Oksidan T-BHP dalam Sel Darah, Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi FKIP UNS, 691–697.
Lü J., Lin P.H., Yao Q. and Chen C., 2010, Chemical and molecular mechanisms of antioxidants : experimental approaches and model systems, Molecular Medicine, 14 (4), 840–860.
Marks D.B., Marks A.D. and Collen M S., 2000, Biokimia Kedokteran Dasar, Diterjemahkan oleh: Pendit, B. U., Penerbit EGC; Jakarta, pp. 322–325.
Molyneux P., 2004, The use of the stable free radical diphenylpicryl- hydrazyl ( DPPH ) for estimating antioxidant activity, Songklanakarin J. Sci. Technol., 26, 211–219.
Murthy K., RP S. and GK J., 2002, Antioxidant activity of Vitis vinifera (Grapes), J.Agric Food Chem, (50), 5909–5912.
Parjimo H. and Hardi S., 2008, Jamur Lingzhi, Raja herbal seribu khasiat, PT. Agromedia pustaka; Jakarta, pp. 5–6.
Prakash A., Fred R. and Eugene M., 2001, Antioxidant Activity, Medallion Laboratories ANALYTICAL PROGRESS, (4), 1–4.
Rahayu R. and Sugiarso R.D., 2013, Studi Gangguan Krom (III) pada Analisa Besi dengan Pengompleks 1,10-fenantrolin pada pH 4,5 secara Spektrofotometri UV-Tampak, JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 1, No.1, 1 (1), 1–6.
Setyo N. and Wahyu U., 2007, Antioxidant Activity of Dewandaru Leaves (Eugenia uniflora) Extracts in Vitro : As Reducing Agent and Metal Chelating Agent, The First International Symposium on Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), 1–5.
Utami W. and Setyo N., 2008, Aktivitas Ekstrak Daun Dewandaru (Eugenia uniflora L.) sebagai Penangkap Malonaldehid, PROSEEDING KONGRES ILMIAH ISFI XVI, 1–7.
Wong K., Chao H., Chan P., Chang L. and Liu C., 2004, Antioxidant Activity of Ganoderma lucidum in Acute Ethanol-induced Heart Toxicity, PHYTOTHERAPY RESEARCH, 1026, 1024–1026.
Yamaguchi. F, Ariga, T., Yoshimira, Y. N.H., 2000, Antioxidant and anti-glycation of carcinol from Garcinia indicafruit rind, Journal of Agricultural and Food Chemistry 48, 180–185.
Published
2019-01-21