PENGENALAN JAJANAN SEHAT DAN JAJANAN BERBAHAYA DI SDN 2 KALIBEJI KECAMATAN SEMPOR

  • Wuri Utami
  • Barkah Waladani
Keywords: Jajanan Sehat, Jajanan berbahaya

Abstract

Pemilihan makanan jajanan merupakan perwujudan perilaku, faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya perilaku berupa faktor intern dan ekstern.  Pengetahuan merupakan faktor intern yang mempengaruhi pemilihan makanan jajanan. Pengetahuan yang diperoleh seseorang tidak terlepas dari pendidikan.  Anak-anak memiliki kegemaran untuk mengkonsumsi jenis makanan secara berlebihan. Dalam keseharian mereka, banyak dijumpai dan selalu dikelilingi penjual makanan jajan yang dapat mempengaruhi dan mendorong mereka untuk membeli dan mencoba. Pengaruh tersebut berasal dari berbagai pihak yaitu dari keluarga yang selalu membiasakan anak-anaknya mencoba jajan makanan diluar, pergaulan teman sekolah ataupun promosi dan iklan yang menarik.. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan terkait pengenalan dan pemilihan jajanan sehat dan berbahaya sebagai upaya pencegahan terhadap terjadinya gangguan kesehatan pada anak-anak sekolah dasar yang dilakukan terhadap 45 orang tua siswa di  SDN 2 Kalibeji Sempor. Kegiatan berjalan dengan lancar dengan hasil didapatkan pengetahuan wali murid tentang pengenalan jajanan sehat dan jajanan berbahya meningkat, dibuktikan dengan rata-rata nilai pre-test 40 dan post test 71 (meningkat 29) .Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan wali murid mengenai pengenalan jajanan sehat dan jajanan berbahaya yang diharapkan selanjutnya mampu mengedukasi ke anak-anak mereka.

References

BPOM. (2007). Jajanan Anak Sekolah. Jakarta: Sistem Keamanan Pangan Terpadu.
Gusani. (2011). Fast food, Junk food, and Street food consume student in global school. Food and Nutrition Paper, 12.
Handayani. (2009). Hubungan makanan jajan yang dikonsumsi siswa SD terhadap prestasi belajar. Jurnal Akademi Keperawatan
Handayani, N. (2009). Peran orangtua, sekolah dan pedagang pada makanan jajanan anak. Jurnal PDII, 29
Khomsan .A.(2011). Pangan dan gizi untuk kesehatan. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Mahfoedz I, Suryani S. (2007). Pendidikan kesehatan bagian dari promosi kesehatan. Yogyakarta: Fitramaya
Yasmin G, Madanijah S. (2010). Perilaku penjaja pangan jajanan anak sekolah terkait gizi dan keamanan pangan di Jakarta dan Sukabumi. Jurnal Gizi dan Pangan 5(3): 148-157
Published
2019-01-21