EFEKTIVITAS METODE TAKE AND GIVE DALAM PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KESEJAHTERAAN FISIK IBU NIFAS DI PUSKESMAS WONOGIRI 1 (Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III)

  • Endah Kencana Meiwulan
  • Faizah Betty Rahayuningsih
Keywords: pengetahuan, kesejahteraan fiisk ibu nifas, pendidikan kesehatan take and give

Abstract

Periode postpartum, dikenal sebagai perubahan nyata dalam kehidupan perempuan yang membutuhkan berbagai penyesuaian. Perubahan-perubahan lain yang dialami baik fisik maupun psikologis selama masa nifas akan menimbulkan perasaan ketidaknyamanan dan mengganggu kesejahteraan ibu nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metodetake and give dalam pendidikan kesehatan tentang kesejahteraan  fisik ibu nifas sebagai upaya peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III di puskesmas Wonogiri 1. Penelitian ini akan menggunakan jenis penelitian pra experimental, analisis kuantitatif dengan menggunakan rancangan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol (one group pre and post test design). Populasi penelitian adalah 52 ibu hamil trimester III pada bulan Febuari 2018, data tersebut didapatkan dari puskesmas Wonogiri 1, sampel penelitian sebanyak 34 hamil trimester III yang diperoleh dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisis mengunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian diperoleh thitung sebesar 14,367 (p-value = 0,000), maka keputusan uji adalah H0 ditolak. Kesimpulan penelitian adalah pendidikan kesehatan tentang kesejahteraan fisik ibu nifas dengan metode take and give efektif meningkatkan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Wonogiri 1.

References

Anik M. (2014). Asuhan Keperatawan pada Ibu dalam Masa Nifas (Pospartum). Jakarta: TIM.
Bobak L. (2005). Keperawatan Maternitas. Jakarta: EGC.
Candra H. (2015). Efektifias Pendidikan Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Keluarga tentang Hipertensi. Artikel Penelitian Keperawatan. Mutiara Medika Vol 15 No 1, Januari 2015. Semarang: AKPER Widya Husada.
Chamberlain AT, K. Seibb, K.A. Aultc,1, E.S. Rosenbergd, P.M. Frewe, M. Cortésf,2,E.A.S. Whitneyg, R.L. Berkelmanh, W.A. Orensteinb, S.B. Omer. (2015). Improving influenza and Tdap vaccination during pregnancy:A cluster-randomized trial of a multi-component antenatalvaccine promotion package in late influenza season. Journal Of Epidimiologi. Atlanta: OmeriaDepartment of Epidemiology, Rollins School of Public Health, Emory University.
Corneles SM dan Losu FN. (2015). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan
Pengetahuan Ibu Hamil tentang Kehamilan Resiko Tinggi. Jurnal Ilmiah Bidan. JIDAN ISSN: 2339-1731. Manado: Jurusan Kebidan Poltekes Kemenkes.
Floris L dan Irion O. (2015). Association between anxiety and pain in the latent phase of labour upon admission to the maternity hospital: A prospective, descriptive study. Article of Pshycology. Journal of Health Psychology 2015, Vol. 20(4) 446–455. Switzerland: 1University of Geneva Hospitals, Geneva.
Herliana S dan Yustiana I. (2017). Hubungan Status Pekerjaan dan Pendidikan dengan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Jurnal Kebidanan. Jurnal Obstretika Scientia. Vol 4 No. 1. ISSN 2337-6120. Rangkasbitung: AKBID La Tansa Mashiro.
Notoatmodjo (2010). Promosi Kesehatan. Jakarta: Rineka cipta.
Potter and Perry (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Konsep dan Proses.
Jakarta: EGC.
Wigunantiningsih (2012). Hubungan Paritas dengan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang ANC di RB Wijaya Kusuma Karanganyar. Jurnal Kebidanan. Karanganyar: AKBID Mitra Husada.
Wong DL. (2009). Buku Ajar Keperawatan. Jakarta: EGC.
Published
2019-01-21