UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MIKROPARTIKEL SARI BUAH NAGA MERAH MASKER GEL PEEL OFF

  • Yuvita Dewi Indriyani
  • Anita Sukmawati
Keywords: Hylocereus polyrhizus, gel peel off, mikropartikel

Abstract

Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan buah yang memiliki kandungan Vitamin C sebagai antioksidan. Sari buah naga merah kering diperoleh melalui metode freeze dry. Formulasi sari buah naga merah bentuk mikropartikel dapat melindungi kandungan antioksidan. Mikropartikel sari buah naga merah dibuat dalam bentuk sediaan masker wajah gel peel off dengan gelatin sebagai gelling agent. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi basis gelatin terhadap sifat fisik dan aktivitas antioksidan sediaan. Variasi konsentrasi basis gelatin yang digunakan untuk formula F1 yaitu 7,5% b/b, F2 10% b/b, dan F3 12,5% b/b. Evaluasi sifat fisik sediaan meliputi organoleptis, uji pH, daya lekat, diameter daya sebar, waktu mengering, dan homogenitas. Hasil sifat fisik sediaan kecuali organoleptis dan homogenitas, diuji statistik dengan ANAVA 1 jalan dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Variasi konsentrasi basis gelatin yang semakin tinggi dari 7,5% b/b hingga 12,5% b/b pada sediaan yang mengandung mikropartikel sari buah naga merah dapat menurunkan pH, meningkatkan daya lekat, dan waktu mengering. Namun variasi konsentrasi basis gelatin tidak berpengaruh terhadap diameter daya sebar. Hasil uji aktivitas antioksidan sediaan tidak menunjukkan adanya penghambatan radikal bebas dari DPPH pada jumlah sampel 500 mg atau konsentrasi mikropartikel dalam sediaan masker wajah gel peel off 10 mg/mL.

References

Beringhs A.O., Rosa J.M., Stulzer H.K., Budal R.M. and Sonaglio D., 2013, Green Clay and Aloe Vera Peel-Off Facial Masks: Response Surface Methodology Applied to the Formulation Design, AAPS PharmSciTech, 14 (1), 445–455.
Latha M.S., Martis J., Shobha V., Shinde R.S., Bangera S., Krishnankutty B., Bellary S., Varughese S., Rao P. and Kumar B.R.N., 2013, Sunscreening agents: A review, Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, 6 (1), 16–26.
Naibaho O.H., Yamlean P.V.Y. and Wiyono W., 2013, Pengaruh Basis Salep Terhadap Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Pada Kulit Punggung Kelinci yang Dibuat Infeksi Staphylococcus aureus, Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT, 2 (2), 27–34.
Rahmawanty, Dina; Yulianti, Nita; Fitriana M., 2015, Konsentrasi Gelatin Dan Gliserin Formulation and Evaluation Peel-Off Facial Mask Containing Quercetin With Variation Concentration of Gelatin and Gliserin, , 12(1).
Rebecca, O.P.S., Boye. A.N and Chandran S., 2012, Pigment Identification and Antioxidant Properties of Red Dragon Fruits, African Journal of Biotechnology, 9 (10), 1450–1454.
Rosahdi, D., Kusmiyati, M., Wijayanti R.F., 2013, Uji Aktivitas Daya Antioksidan Buah Rambutan Rapiah dengan Metode DPPH, VII (1), 1–8.
Rowe R., Sheskey P. and Quinn M., 2009, Handbook of Pharmaceutical Excipients, Handbook of pharmaceutical excipients, Sixth edition, 549–553.
Sim Choo W. and Khing Yong W., 2011, Antioxidant properties of two species of Hylocereus fruits, Advances in Applied Science Research, 2 (3), 418–425.
Suhery W.N. and Anggraini N., 2016, Formulation and Evaluation of Peel-off Gel Masks from Red Rice Bran Extract with Various Kind of Bases, , 9 (12), 574–580.
Widyaningsih W., 2010, Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun dewa (Gynura procumbens) dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil), Prosiding Seminar Nasional Kosmetika Alami, 109–115.
Published
2019-01-21