PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERAWATAN NIFAS DENGAN METODE TAKE AND GIVE DALAM MENINGKATKA PENGETAHUAN

  • Fajar Nurhabibi
  • Faizah Betty Rahayuningsih
Keywords: pengetahuan, perawatan nifas, ibu hamil, pendidikan kesehatan take and give

Abstract

Perawatan nifas merupakan faktor yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas ibu paska melahirkan. Peningkatan pengetahuan dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu hamil. Penggunaan metode pembelajaran pada pendidikan kesehatan yang lebih inovatif diharapkan dapat meningkatkan efektifitas pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menguji mengetahui apakah efektif di berikannya metode take and give dalam pendidikan kesehat perawatan  nifas sebagai upaya meningkatkan pengetahuan pada ibu hamil di Puskesmas Gemolong. Penelitian ini akan menggunakan jenis penelitian pra experimental, analisis kuantitatif dengan menggunakan rancangan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol (one group pre and post test design). Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di Puskesmas Gemolong berjumlah 35 ibu hamil, sampel penelitian sebanyak 35 hamil yang diperoleh dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisis mengunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian diperoleh thitung sebesar 9,780 (p-value = 0,000), maka keputusan uji adalah H0 ditolak. Kesimpulan penelitian adalah pendidikan kesehatan tentang perawatan nifas dengan metode take and give efektif meningkatkan tingkat pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Gemolong.

References

Anik M. (2014). Asuhan Keperatawan pada Ibu dalam Masa Nifas (Pospartum). Jakarta: TIM.
BKKBN. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia Tahun 2012. In: Jakarta; 2013
Bobak, L. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. IV. Jakarta; 2004.(kemkes RI, 2013)
Bahadoran, P., Azimi, A., Valiyani, M., & Ahmadi, S. A. (2009) The relation
between social support and postpartum physical health in mothers. IJNMR,14(385006), 19–23. doi:10.1093/annonc/mdp346
Bordbar, M & Faridhosseini F, (2010). Psychoeducation for Bipolar Mood Disorder. Jurnal Clinical Research,Treatment Approach to Affective Disorder. Mashhad University of Medical Sciences Psychiatry and Behavioral Sciences Research Center Iran
Huang, K., Tao, F., Liu, L., & Wu, X. (2012) Does delivery mode affect women’s postpartum quality of life in rural China? Journal of Clinical
Mirmolaei ST, Valizadeh MA, Mahmudi M, Tavakol Z. Perbandingan efek dari kunjungan rumah dan perawatan postpartum rutin pada perilaku sehat ibu berisiko rendahIran. Int J Prev Med 2014; 5: 61-8.
Mubarak dan Chayatin (2009). Ilmu Keperawatan Komunitas. Jakarta: Salemba Medika.
Notoatmodjo (2010). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta
_____________. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
_____________. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipt
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil. In: Jakarta; 2011. (Dinkes jawa tengah,2015)
Wawan dan Dewi (2011). 2011.Teori Dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Prilaku Manusia.Yogyakarta : Nuha Medika
Yesi, FES. (2014) Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Ceramah dan Audio terhadap Pengetahuan Kader Tentang Sadari di Kecamatan Baki Sukoharjo. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. Surakarta: Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Published
2019-01-21