“POSTLINE PENASARAN”: PENDEKATAN OFFLINE DAN ONLINE UNTUK MENURUNKAN ANGKA PERNIKAHAN DINI

  • Rifqie Fauzie
  • Aniqoh Raudlatul Wardah
  • Indah Komala Sari
  • Dwi Linna Suswardany
Keywords: pendidik sebaya, pendekatan offline dan online, pernikahan dini, whatsapp

Abstract

Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran guna mencegah pernikahan dini dan membentuk pendidik sebaya pada masyarakat Desa Jrakah, Selo, Boyolali. Postline Penasaran (Pos offline dan online Pelayanan Remaja Sadar Kesehatan) menggunakan pendekatan inovatif dengan mengkombinasikan intervensi secara offline dan online yang mengikuti budaya setempat terkini dalam berkomunikasi. Pendekatan offline dilakuk an dengan memberikan penyuluhan tatap muka dan diskusi bersama kelompok orang tua dan remaja, pembentukan pendidik sebaya, serta penyediaan tempat di Kantor Desa sebagai tempat diskusi dilengkapi koleksi buku kesehatan reproduksi. Pembentukan grup Whatsapp sebagai saluran peningkat akses terhadap literatur kesehatan reproduksi yang dijalankan oleh pendidik sebaya di bawah supervisi tim pengabdian dipilih sebagai pendekatan online program pengabdian ini. Pengabdian ini menunjukkan indikator keberhasilan program yang menjanjikan dan berkelanjutan, seperti kesediaan 33 pendidik sebaya baik orang tua maupun remaja menjadi pendidik sebaya yang aktif, inisiatif para pendidik sebaya untuk membuat visi, misi, dan rencana aksi kegiatan selanjutnya, serta dukungan kuat pimpinan setempat dalam bentuk SK pendidik sebaya dari Kepala Desa Jrakah dan SK program inovatif dari Kepala Puskesmas Selo. Program Postline Penasaran ini telah dipilih menjadi kegiatan inovatif Puskesmas Selo dan akan diterapkan pada desa-desa di wilayah kerja Puskesmas Selo. Kombinasi pendekatan offline, online, dan pendidik sebaya orang tua dan remaja telah meningkatkan jangkauan promosi kesehatan yang dapat diduplikasikan ke area yang lebih luas.

 

References

Balitbang Kemenkes, R.I., 2013. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.
Ambarwati, E.R., 2016. Model Determinan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Yang Sudah Menikah Dalam Upaya Promosi Kesehatan Reproduksi (Doctoral dissertation, Universitas Sebelas Maret).
BKKBN Jawa Tengah. 2009. Profil Program KBN Jawa Tengah 2008. Semarang: BKKBN Jawa Tengah
Kantor Urusan Agama Selo. 2016. Buku Catatan Nikah. Selo: Kantor Urusan Agama Selo.
Salam, R.A., Faqqah, A., Sajjad, N., Lassi, Z.S., Das, J.K., Kaufman, M. and Bhutta, Z.A., 2016. Improving adolescent sexual and reproductive health: A systematic review of potential interventions. Journal of Adolescent Health, 59(4), pp. S11-S28.
Wijayanti, V., & Yuli Kusumawati, S. K. M. 2017. Hubungan Status Ekonomi, Pengetahuan, dan Perilaku Seksual Pra Nikah dengan Pernikahan Dini di Kecamatan Selo Boyolali (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Williamson N. 2013. Motherhood in childhood, Facing the challenge of adolescent pregnancy. New York, NY: United Nations Population Fund; 2013:132
Published
2019-01-21