Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dengan Prestasi Belajar pada Mahasiswa

  • Weni Hastuti STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta
  • Anis Prabowo STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta
Keywords: kecerdasan emosi, prestasi belajar

Abstract

Kecerdasan emosi adalah kemampuan untuk mengenali,
mengekspresikan, dan mengelola emosi, baik emosi dirinya sendiri
maupun emosi orang lain. Kecerdasan sendiri lebih dekat dengan
kemampuan seorang individu dalam belajar. Untuk mengetahui
adakah hubungan antara kecerdasan emosi dengan prestasi belajar
pada mahasiswa tingkat I prodi DIII keperawatan Stikes PKU
Muhammadiyah Surakarta. Studi penelitian menggunakan
corelation. Teknik penentuan jumlah sampel dengan metode simple
random sampling. Adapun pendekatan dalam pengambilan data
menggunakan metode penelitian Cross Sectional. Perhitungan
korelasi pearson product moment menghasilkan koefisien korelasi
(p) sebesar 0.431 dengan probabilitas (p) sebesar 0.005 Nilai p <
0,00 maka dapat diputuskan bahwa ada hubungan antara kecerdasan
emosi dengan prestasi belajar. Ada hubungan antara kecerdasan
emosi dengan prestasi belajar mahasiswa tingkat 1 prodi DIII
keperawatan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta. Korelasi
bertanda positif bahwa arah hubungan berbanding lurus, artinya
semakin tinggi kecerdasan emosi maka semakin tinggi nilai IP
mahasiswa.

References

Abdullah, H,M. 2012. Hubungan Antara Tingkat Stress dengan Prestasi Belajar pada Siswa
Kelas XII di Madrasah Aliyah Negri 2 Boyolali. Surakarta: STIKES PKU
Muhammadiyah Surakarta.
Arvini, M. 2014. Career Frist. Jakarta : Gagas Media.
Budiarta, I, W dkk. 2014. Hubungan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual
dengan prestasi belajar IPA kelas V desa Pengeragon. Singaraja: Universitas
Pendidikan Ganesha. Diakses tanggal 9 Oktober 2016, (https://scholar.google.co.id).
Dahlan, M.S. 2014. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Epidemiologi Indonesia.
Indriyanto, B. 2015. Hubungan Motivasi Menjadi Bidan dengan Presasi Belajar pada
Mahasiswi Tingkat I Program Studi Diploma III Kebidanan. Surakarta. STIKES PKU
Muhammadiyah Surakarta.
Irham, M & Novan Ardy Wiyani. 2013. Psikologi Pendidikan. Jogjakarta : Ar-Ruzz Media.
Kaimuddin, S, N. 2012. Pengaruh Kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Spiritual Terhadap
Persepsi Laba (Studi Pada Mahasiswa Akuntansi). Makasar: Universitas Hasanuddin.
Diakses Tanggal 12 Oktober 2016, http://repository.unhas.ac.id.
Moleong, LJ., 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Notoadmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Nuryanti , F.R.S. 2010. Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Prestasi Belajar
Mahasiswa D IV Kebidanan FK UNS. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. diakses
pada tanggal 12 Oktober 2016, (https://eprints. uns.ac. id).
Qurniawati, E. 2009. Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar pada
Mahasiswa Program Studi D IV Kebidanan Jalur Regular FK UNS.
Surakarta.Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta. diakses tanggal 9 Oktober
2016, (http:// jurnalwacana.psikologi.fk.uns.ac.id).
Rahmawati, I & Resty Prima Kartika. 2015. Hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi
akademi pada mahasiswi DIII Kebidanan di Akbid Islam Al Hikmah. Jepara : Akbid
Islam Al Hikmah Jepara. diakses 9 Oktober 2016, (https://scholar.google.co.id).
Saryono & Mekar Dwi Anggraeni. 2013 . Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif
dalam Bidang Kesehatan. Yogyakarta : Nuha Medika.
Wijayanti, T. 2016. Hubungan Antara Pola Makan dengan Penyakit Gout di Dusun Pondok
Kecamatan Mantingan. Surakarta: STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.
Sugiyono. 2010. Statistika untuk Penelitian. Cetakan ke-16. Bandung : Alfabeta.
Susila & Suyanto. 2014. Metodologi Penelitian Cross Sectional. Klaten: Bossscript.
Wahab, R. 2015. Psikologi Belajar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Published
2018-02-21