Hubungan Antara Lingkungan Belajar dan Lingkungan Keluarga dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Siswa SMA

  • Luhur Arifian Universitas Sebelas Maret
  • Nunuk Suryani Universitas Sebelas Maret
  • Hari Wujoso Universitas Sebelas Maret
Keywords: Lingkungan Belajar, Lingkungan Keluarga, Pengetahuan Kesehatan Reproduksi

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke dewasa,
dimana terjadi proses pematangan organ-organ reproduksi. Hal ini
akan memunculkan berbagai macam masalah yang terkait dengan
kesehatan reproduksi, sehingga diperlukan perhatian yang serius.
Permasalahan kekerasan seksual, kehamilan yang tidak diinginkan,
aborsi, infeksi menular seksual, sampai terjangkitnya HIV/AIDS,
merupakan permasalahan remaja yang sering muncul akibat
kurangnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi.
Upaya untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi salah
satunya ditempuh dengan mengintergrasikan materi gender,
HIV/AIDS, dan kesehatan reproduksi remaja dalam suatu kurikulum
pembelajaran, dalam hal ini sekolah adalah tempat yang ideal untuk
mewujudkan hal tersebut. Disamping sekolah, orang tua atau
keluarga, merupakan pihak pertama yang bertanggung jawab dalam
memberikan informasi pengetahuan pendidikan seksual atau
pengetahuan kesehatan reproduksi awal. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui adakah hubungan antara lingkungan belajar dan
lingkungan keluarga dengan pengetahuan kesehatan reproduksi
pada Siswa SMA Al Islam 1 Surakarta. Jenis penelitian yang
digunakan adalah metode Kuantitatif observasional analitik, dengan
pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan adalah dengan simple random sampling dengan jumlah
sampel 175 siswa kelas XI tahun ajaran 2017/2018 dari jumlah
populasi 307 Siswa. Uji validitas instrumen dengan menggunakan
rumus Pearson Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan
split half test, dengan menggunakan bantuan program komputer
SPSS for Windows. Data dianalisis dengan regresi linear. Hasil
penelitian terdapat hubungan yang positif dan secara statistik
signifikan antara lingkungan belajar dengan pengetahuan kesehatan
reproduksi dengan nilai p=0,000 < 0,05, Lingkungan Keluarga
dengan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan nilai p=0,000 <
0,05, dan ada hubungan secara bersama-sama antara lingkungan
belajar dan lingkungan keluarga dengan pengetahuan kesehatan
reproduksi pada siswa SMA Al Islam 1 Surakarta dengan nilai
p=0,000 < 0,05.

References

Arianto, M. R. (2015). Pengaruh Lingkungan Keluarga, Lingkungan Sekolah, dan Motivasi
Belajar Terhadap Perilaku Belajar Siswa Jurusan Administrasi Perkantoran di SMK
Masehi PSAK Ambarawa. Semarang: Skripsi Jurusan Ekonomi Fakultas Ekonomi
Universitas Negeri Semarang
BKKBN. (2008). Kurikulum dan Modul Pelatihan Pemberian Informasi Kesehatan
Reproduksi Remaja oleh Pendidik Sebaya. Jakarta: Direktorat Remaja dan
Perlindungan Hak-Hak Reproduksi BKKBN
Ernawati, N.A.L. (2013). Hubungan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Dan Akses
Media Sosial Dengan Sikap Tentang Reproduksi Sehat. Surakarta: Tesis Program
Pascasarjana Magister Kedokteran Keluarga Universitas Sebelas Maret
Fitriyanti, (2008). Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Perilaku
Reproduksi Sehat di SMA Dharma Pancasila Medan. USU Library. Diakses 18
september 2015. http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/23768
Hidayat, A. (2007). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta: Salemba Medika
. (2009). Metode Penelitian Keperawatan dan Tehnik Analisa Data. Jakarta:
Salemba Medika
Imron, A. (2012). Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja: Peer Educator dan Efektifitas
Program PIK-KRR di Sekolah. Yogyakarta: ArRuzz Media
Kusmiran, E. (2012). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika
Lestari, W., (2015). Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Seks Pada Remaja. Surakarta: Tesis
Publikasi Program Pascasarjana Magister Psikologi Universitas Muhammadyah
Surakarta.
Mindiharto, S. (2013). Hubungan Antara Lingkungan Belajar, Dukungan Orang Tua Dan
Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa SMA Al Islam 1 Surakarta . Surakarta:
Tesis Program Pascasarjana Magister Kedokteran Keluarga Universitas Sebelas Maret
Mubarok. M. A, (2004). Hubungan anatara Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dan Ketaatan
beragama dengan Sikap terhadap Hubungan Seks Pranikah (Studi pada siswa kelas II
SMAN 1 Semarang). Semarang: Tesis Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.
Munib, A. (2004). Pengantar Ilmu pendidikan. Semarang: UPT UNNES Press
Notoatmojo, S. ( 2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: RinekaCipta
. (2005). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Syarafuddin, M. (2012). Hubungan Antara Dukungan Orang Tua Dengan Prestasi Belajar
Siswa SMA Negeri 1 Kab.Lombok Timur. Surakarta: Tesis Program Pascasarjana
Magister Kedokteran Keluarga Universitas Sebelas Maret
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rhineka Karya
Published
2018-02-21