Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Pertemuan Ke II di Wilayah Kerja Puskesmas Karangdowo

  • Endang Wahyuningsih
  • Wiwin Rohmawati
Keywords: Pelaksanaan, Kelas Ibu Hamil

Abstract

Di Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) masih tinggi. Angka
kematian ini berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas.
Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun
2012, prevalensi AKI sebesar 359 per100.000 kelahiran hidup.
Sementara target AKI di tahun 2015 adalah 102 kematian per 100.000
kelahiran hidup. Jadi, target angka ini masih jauh dari yang harus
dicapai. Penyebabnya kematian ibu adalah komplikasi yang terjadi
saat bersalin, 28,5% disebabkan karena perdarahan, 22% karena
eklamsi, 41% pada waktu nifas, dan 10% karena infeksi. Hal ini
berarti angka kematian ibu mengalami peningkatan. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Pertemuan ke II
Di Wilayah Kerja Puskesmas Karangdowo. Metode penelitian ini
bersifat diskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi
dalam penelitian ini semua ibu hamil yang datang pada pertemuan ke
II di wilayah kerja Puskesmas Karangdowo yang berjumlah 72 orang,
dan sampel pada penelitian ini adalah 40 0rang. Analisis yang
digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil dari
penelitian ini adalah 91,7% dilaksanakan sesuai dengan SOP buku
pedoman kelas ibu hamil. Kesimpulan dari penelitian ini dalam
pelaksanaannya yang dilaksanakan sesuai dengan buku pedoman kelas
ibu hamil pertemuan ke II 91,7%. Saran untuk puskesmas melakukan
evaluasi pelaksanaan kelas ibu hamil.

References

Ayu Nurdiyan, Desmiwarti, Rizanda Machmud,.Analisis Sistem Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil
di Puskesmas Malalak dan Biaro Kabupaten Agam.2014
Departemen Pendidikan Republik Indonesia.UU RI No. 20 tentang Pendidikan. Jakarta. 2012.
Dessi Alhafizah Arifin. Strategi Pengembangan Program KIH di Kota Banjarbaru .Thesis.
Universitas Diponegoro. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Program Magister Ilmu
Kesehatan Masyarakat. 2014.
Dinas kesehatan klaten,.situasi derajat kesehatan dan situasi upaya kesehatan. Dinas kesehatan
kabupaten klaten. 2016
Dinas kesehatan RI. Tanda bahaya dan penyakit pada ibu nifas.2009
Hidayat,.Penelitian Kesehatan untuk Kebidanan.Salemba. JakartaKarya Kencana, 1997, Hlm.
191.2007.
Deparetmen kesehatan RI.Pedoman pelaksanaan kelas ibu hamil. Jakarta.2009.
Departemen kesehatan RI.Pegangan fasilitator kelas ibu hamil. Jakarta. 2009.
Dewi Okta Kurniawati,.Profil Ibu Hamil Reksiko Tinggi.2013.
Fuada & Setyawati..Implementation of KIH (Pregnancy Class) in Indonesia.Balai Penelitian dan
Pengembangan GAKI Badan Litbangkes Kemenkes.2015.
Jiarti Kusbandiyah. Analisis Implementasi Program KIH oleh Bidan Puskesmas di Kota
Malang.Program Pascasarjana. Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat.
Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan.Minat Manajemen Kesehatan Ibu
dan Anak. UNDIP. 2013.
Linarsih,.Pengaruh kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan dan ketrampilan ibu
hamil mengenai ibu dan anak di wilayah puskesmas sempor II kabupaten
kebumen.Skripsi Universitas Indonesia.2012.
Lia puspitasari,.Gambaran Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Puskesmas Bangetayu Kota
Semarang.2012
Lukfiana, Septi. KTI.Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Efek Samping (Gangguan
Menstruasi) KB Suntik Tiga Bulan (Depomedroksi Progresteron Asetat) dengan
Tingkat Kecemasan Akseptor Menghadapi Gangguan Menstruasi di Puskesmas
Purwonegoro 1. Banjarnegara: Politeknik Banjarnegara. 2011
Notoatmodjo, Soekidjo. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.2012.
Notoatmodjo, S. Metode Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta. 2010.
Santoso Satroepoetro, Pelaksanaan Latihan, Jakarta: Gramedia, Hlm. 183. 2008
SUJATMI, SJ. Efektifitas Pelatihan Kelas Ibu Terhadap Depresi Postpartum Dari Kondisi
Fisik Ibu Hamil. Universitas Sebelas Maret.2013.
Suryanto. Penilaian prosedur pra test dan pasca tes. Lentera kecil. 2008.
Published
2018-02-21