Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Kader Posyandu dalam Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) di Surakarta

  • Munaaya Fitriyya STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta
  • Nur Hidayah STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta
Keywords: Pengetahuan, Posyandu, Makanan Bayi dan Anak

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO)/ United Nations
Children’s Fund (UNICEF), lebih dari 50 % kematian anak balita
terkait dengan keadaan kurang gizi, dan dua pertiga diantara
kematian tersebut terkait dengan praktik pemberian makan yang
kurang tepat pada bayi dan anak, seperti tidak dilakukan inisiasi
menyusu dini dalam satu jam pertama setelah lahir dan pemberian
MP-ASI yang terlalu cepat atau terlambat diberikan. Pada bayi dan
anak, kekurangan gizi akan menimbulkan gangguan pertumbuhan
dan perkembangan yang apabila tidak diatasi secara dini akan
berlanjut hingga dewasa. Posyandu merupakan tempat untuk
mendeteksi permasalahan gizi. Permasalahan gizi yang bisa
dideteksi di posyandu salah satunya adalah gizi buruk dan gizi
kurang. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini bidan bersertifikat
Infantand young child feeding in emergency counselling course
strengthening capacity of NGOs humanitarian actors dari
UNICE.Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan
pengetahuan dan ketrampilan tentang pengelolaan MP-ASI yang
tepat untuk bayi dan balita agar dapat digunakan oleh kader dalam
menttransfer ilmu kepada masyarakat.Metode yang digunakan
adalah dengan ceramah,diskusi dan demonstrasi. Sasaran
pengabdian masyarakat adalah 22 ibu kader di wilayah Rw 09
Kalurahan Nusukan Kadipiro Surakarta, mengukur keberhasilan
pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pretest dan post
test Hasil Uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan nilai asymp
sig = 0,000< α =0,05 yang berati bahwa pemberian informasi dan
pengelolaan MP-ASI berpengaruh terhadap peningkatan
pengetahuan kader posyandu dalam pemberian makanan bayi dan
Anak di Surakarta. Kesimpulan, Pemberian Informasi dan
pengelolaan MP-ASI berpengaruh terhadap peningkatan
pengetahuan kader posyandu dalam pemberian makanan bayi dan
anak di Surakarta.

References

Agus Krisno B (2015). Dasar – dasar Ilmu Gizi, JB Book, Klaten,2015, JB Book, Klaten,
Arikunto,S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Cetakan ke II. Edisi Revisi
IV. Jakarta: Rineka Cipta,
________, S. 2007. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
________, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Aslis Wirda Hayati,, 2015 Gizi Bayi. EGC, Jakarta
Budi Sutomo, 2010 Makanan Pendamping ASI Sehat Alami Untuk Bayi, demadia, Jakarta
Fera Darmayanti,2014 Variasi MPASI Harian, Notebook, Jakarta
Hidayat, A. 2010. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Jakarta:
SalembaMedika.
I Dewa Nyoman Supariasw, 2012 Pendidikan Konsultasi GiziEGC,Jakarta
Kementrian Kesehatan RI, 2010.Standar Antopometri Penilaian Status Gizi Anak. Direktorat
Bina Gizi.Jakarta.
Marimba H. 2010. Tumbuh Kembang, Status Gizi, dan Imunisasi Dasar Pada Balita.
Yogyakarta: Nuha Medika.
Notoatmodjo, S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: RinekaCipta.
__________, S. 2010. Pendidikan dan Perilaku kesehatan. Jakarta: RinekaCipta
__________,S.2010.Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta
Proverawati A dan Asfuah S. 2009. Buku Ajar Gizi Untuk Kebidanan. Yogyakarta: Nuha
Medika.
Sandra.F. 2017 Gizi Anak dan Remaja.Gramedia, Jakarta
Unicef Indonesia. (2012). Ringkasan Kajian Kesehatan Ibu dan Anak. Online on:
https://www.unicef.org/indonesia/id/A5_-_B_Ringkasan_Kajian_Kesehatan_REV.pdf
Sibagariang, E. 2010. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Supariasa IDN. 2003. Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.
Published
2018-02-21