Hubungan Dukungan Keluarga dengan Psikologi Sosial pada Lansia

  • Y Yulisetyaningrum STIKES Muhammadiyah Kudus
  • Umi Faridah STIKES Muhammadiyah Kudus
  • Dewi Hartinah STIKES Muhammadiyah Kudus
  • Iwan Sulis Setiawan STIKES Muhammadiyah Kudus
Keywords: Dukungan Keluarga, Psikologi Sosial, Lansia

Abstract

Lanjut usia adalah bagian dari proses tumbuh
kembang. Manusia tidak secara tiba – tiba menjadi tua, tetapi
berkembang dari bayi, anak – anak, dewasa dan akhirnya menjadi
tua. Hal ini normal, dengan perubahan fisik dan tingkah laku yang
dapat di ramalkan yang terjadi pada semua orang pada saat mereka
mencapai usia tahap perkembangan kronologis tertentu (Azizah,
2011).Perkembangan penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia
menarik diamati. Dari tahun ke tahun jumlahnya cenderung
meningkat. Kantor Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat
(KESRA) melaporkan, jika tahun 1980 usia harapan hidup (UHH)
52,2 tahun dan jumlah lansia 7.998.543 orang (5,54%) maka pada
tahun 2006 menjadi 19 juta orang (8,90%) dan UHH juga meningkat
(66,2 tahun). Pada tahun 2010 penduduk lansia mencapai 23,9 juta
atau 9,77% dan UHH sekitar 67,4 tahun. Sepuluh tahun kemudian
atau pada 2020 perkiraan penduduk lansia di Indonesia mencapai
28,8 juta atau 11,34% dengan UHH sekitar 71,1 tahun
(Kusumowardani, 2014).Lansia akan merasa lebih aman apabila
hidup ditengah-tengah keluarga yang penuh dengan dukungan
emosional. Keluarga mempunyai fungsi psikologis yaitu memberikan
kasih sayang dan rasa aman, memberikan anggota keluarga,
membina keluarga. Pemenuhan kebutuhan kebutuhan perhatian
pendewasaan kepribadian anggota keluarga, memberikan identitas
fungsi alektif keluarga merupakan tempat lansia (Nugroho, 2007).
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan
dukungan keluarga dengan psikologi sosial pada Lansia. Metode:
Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian korelasional.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
cross sectional. Adapun populasi pada penelitian ini sebanyak 110
lansia di desa Surodadi (Bidan, 2016). Sample yang digunakan
dalam penelitian ini sebanyak 52 orang lansia. Alat ukur yang
digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Jenis analisa
bivariate yang digunakan adalah Spearman Rank. Hasil: Kesimpulan
dalam penelitian ini adalah ada Hubungan Dukungan Keluarga
dengan Psikologi Sosial Lansia di Desa Surodadi Tahun 2017
dengan ρ value sebesar 0,001 (α < 0,05) dengan tingkat korelasi
sedang (0,535). Semoga keluarga yang mempunyai lansia dapat
memberikan perhatian lebih dan kasih sayang pada lansia agar
psikologi sosial pada lansia baik.

References

Aniek Puspitosari,dkk. (2014). Hubungan Antara Tingkat Depresi Lansia Dengan Interaksi
Lansia Di Desa Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali.
Azizah, L. M. 2011. Keperawatan lanjut usia. Edisi pertama. Penerbit Graha Ilmu. Yogyakarta
Bidan, D. (2016). Pendataan Untuk Penilaian Struktur Penduduk. Demak: 1-21.
Fitria, N. Dkk. 2013. Laporan pendahuluan tentang masalah psikososial. Penerbit Salemba
Medika. Jakarta Selatan
Indriyani, D. dan Asmuji. 2014. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Penerbit Ar-Ruzz Media.
Yogyakarta
Kristyaningsih Dewi. (2011). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Depresi
Pada Lansia.
Kulsum, U. dan Jauhar, M. 2014. Pengantar Psikologi Sosial. Penerbit Prestasi Pustaka. Jakarta
Kusumowardani, A. dan Puspitosari, A. 2014, Hubungan Antara Tingkat Depresi Lansia
Dengan Interaksi Sosial Lansia Di Desa Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan dan Ilmu Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Nugroho, H. A. 2007. Perubahan Fungsi Fisik Dan Dukungan Keluarga Dengan Respon
Psikososiat Pada Lansia Di Keturahan Kembangarum Semarang
Riyanto, A. (2011). Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Sarwono, dkk. (2015). Hubungan Penurunan Fungsi Fisik Dan Dukungan Keluarga Pada Usia
Lanjut Dengan Respon Psikososial Pada Usia Lanjut Di Kelurahan Karanganyar
Kabupaten Kebumen
Saryono, A. S. (2010). Metodologi Penelitian kebidanan D III, D IV, dan S2. Yogyakarta: Nuha
Medika.
Sugiyono. (2009). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV. Alfabeta.
Widyastuti, Y. 2014. Psikologi Sosial. Penerbit Graha Ilmu. Yogyakarta
Zaidin, A. 2006. Pengantar Keperawatan Keluarga, Penerbit EGC. Jakarta
Published
2018-02-21