Hubungan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Kuli Panggul Perempuan di Pasar Legi Kota Surakarta

  • Arfiyanti Diah Witjaksani Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Sri Darnoto Universitas Muhammadiyah Surakarta
Keywords: Beban Kerja, Kelelahan Kerja, Kuli Angkut Perempuan

Abstract

Pasar Legi merupakan salah satu pusat perdagangan dari berbagai
komoditi yang dibutuhkan masyarakat yang terletak di Kota
Surakarta. Pada pasar tersebut terdapat 92 orang perempuan yang
bekerja sebagai kuli panggul, yang rata-rata mengangkat beban
sebesar 25-50 kg dalam sekali angkut. Berat beban kerja yang
diangkut menjadi salah satu pemicu terjadinya kelelahan pada
pekerja kuli panggul perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja
pada pekerja kuli panggul perempuan di Pasar Legi Kota Surakarta.
Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini sebanyak 92 orang. Teknik yang
digunakan dalam pengambilan sampel adalah Simple Random
Sampling dengan jumlah sampel 75 orang. Hasil penelitian dengan
uji korelasi rank spearman diperoleh nilai p (Sig) = 0,000 < α = 0,05
dengan nilai r = 0,457 yang berarti ada hubungan. Dari hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara beban
kerja dengan kelelahan kerja yang signifikan dengan kekuatan
hubungan sedang pada pekerja kuli panggul perempuan di Pasar
Legi Kota Surakarta. Saran yang dapat diberikan kepada instansi
terkait adalah dengan memberi alat bantu seperti trolley untuk tiap
pengangkatan beban yang melebihi batas guna membantu
mengurangi beban yang menyebabkan kelelahan pada pekerja kuli
panggul perempuan.

References

Cahyani, DW. (2010). Hubungan Antara Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja
Buruh Angkut di Pasar Johar Semarang. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Vol.
19.
Grandjean, E. (2000). Fitting The Task To The Man : An Ergonomic Approach. London : Tylor
and Francis.
Notoatmodjo, S. (2007). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta : Rineka Cipta.
Nurmianto, E. (2008). Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya. Surabaya : Prima Printing.
Pranoto, AB. (2014). Hubungan Status Gizi dengan Kelelahan Kerja Pada Tenaga Kerja
Bagian Weaving di PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Naskah Publikasi.
Surakarta : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Koperasi Nomor 01 Tahun 1978 Tentang
Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Penebangan dan Pengangkutan Kayu. Jakarta.
Septiana, WS. (2017). Hubungan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Petugas Sampah
di Kelurahan Sumber Kota Surakarta. Skripsi. Surakarta : Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Setyawati, LKM. (2010). Selintas Tentang Kelelahan Kerja. Yogyakarta : Amara Books.
Uli, P.S., Asfinawati & Gatot. (2011). Pekerja Sektor Informal : Berjuang Untuk Hidup.
Jakarta: Lembaga Bantuan Hukum Jakarta.
Utami, NN. (2008). Hubungan Antara Karakteristik Individu, Sikap Kerja dan Kualitas Tidur
dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat RS. X Gersik. Skripsi. Semarang : Universitas
Diponegoro.
Wati, Murleni & Widodo. (2011). Hubungan Antara Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja
Karyawan Laundy di Kelurahan Warungboto Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta.
Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 5. No. 3.
Published
2018-02-21