Efektifitas Air Kelapa Terhadap Suhu Tubuh Ibu Immediate Post Partum Di Rs Aisyiyah Kudus

Authors

  • Noorhidayah Noorhidayah
  • FaraTriska Faradila

Abstract

Pada periode immediate post partum, ibu akan mengalami adaptasi
fisiologis, dimana terjadi penyesuaian kondisi tubuh menuju seperti
sebelum kehamilan, salah satu penyesuaian kondisi tubuh yakni pada
aspek cairan dan elektrolit, ibu akan mengalami diuresis dan
diaphoresis sebagai mekanisme tubuh untuk mengeluarkan cairan
akibat retensi cairan selama kehamilan [4] kondisi di atas jika tidak
di tangani dengan penambahan cairan maka akan mengakibatkan
suhu tubuh ibu meningkat. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertaik
menggunakan kearifan lokal yakni dengan air kelapa yang di yakini
mengandung berbagai manfaat yang peneliti korelasikan dengan
suhu tubuh ibu postpartum periode immediate (24 jam pertama post
partum) dengan dalih air kelapa mengandung sejumlah zat gizi, yaitu
protein, lemak, gula, sejumlah vitamin, asam amino, dan hormon
pertumbuhan. Sedangkan unsur mineral utama adalah kalium
dengan demikian peneliti berasumsi tercukupinya kebutuhan cairan
dan kandungan zat di dalam air kelapa mempertahankan kondisi
netralnya suhu tubuh di banding dengan air putih .
Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah quasy eksperimen
dengan pendekatan penelitian eksperimen atau percobaan
(eksperimen research) dengan jumlah populasi 67 responden.
Pengambilan sampel dengan teknik non probability sampling berupa
purposive sampling.
Hasil uji statistic menggunakan Uji Paired Sample T-Test
menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi minum air kelapa terhadap
suhu tubuh ibu post partum di Rumah Sakit Aisyiyah Kudus. Uji
Paired Sample T-Test diperoleh nilai p value sebesar 0,000 (?< 0,05)
Ho ditolak.

Downloads

Published

2021-05-27

How to Cite

Noorhidayah, N., & Faradila, F. (2021). Efektifitas Air Kelapa Terhadap Suhu Tubuh Ibu Immediate Post Partum Di Rs Aisyiyah Kudus. Prosiding University Research Colloquium, 1154–1158. Retrieved from http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/1540