Hubungan Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis Kombinasi Paket 4 Terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas Jiken Kabupaten Blora

Authors

  • Eko Retnowati Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Latifah Dikdayani Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Teguh Asrroyo Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Yayuk Mundriyastutik Universitas Muhammadiyah Kudus

Keywords:

Efek Samping, Obat Anti Tuberkulosis, Tingkat Kepatuhan Pasien Tuberkulosis

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycrobacterium Tuberculosis). Sabagian besar kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainya. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk Menemukan Hubungan Efek Samping Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Kombinasi Paket 4 Terhadap Tingkat Kepatuhan Pada Pasien Tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan waktu retrosepektif. Populasi dalam penelitian ini yaitu 43 responden, jumlah sampel yang diambil sebanyak 38 responden dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Instrumen menggunakan lembar kuesioner dan lembar checklist dengan menggunakan analisis bivariat yaitu uji statistic Chi Square. Penelitian yang dilakukan pada 38 responden menunjukan terjadinya efek samping yang tidak patuh minum obat sebanyak 19 responden (10.0%), usia yang terjadi efek samping sebanyak 10 responden (5.3%), dan usia yang tidak patuh sebanyak 10 (6.3%). Hasil uji statistik menggunakan chi square diperoleh nilai p value sebesar 0,000 (kurang dari 0,05) maka Ho ditolak yang berarti terdapat Hubungan Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis Kombinasi Paket 4 Terhadap Tingkat Kepatuhan. Terdapat hubungan anatara efek samping obat anti tuberkulosis terhadap tingkat kepatuhan minum obat dengan nilai p value = 0,000 ? 0,05.

References

1. Kemenkes RI, (2014). PLaporan Hasil
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)
Indonesia Tahun 2014. Jakarta : Badan Penelitian dan
Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.
2. Word Health Organization (WHO), (2018). Glob Tuberc
Rep 2017 Diakses tanggal 19 Juli 2019.
http://www.who.int/tb/publicatio ns/global_report/en/.
3. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan,
(2018). Laporan Provinsi Jawa Tengah RISKESDAS
2018. Jakarta: Lembaga Penelitian dan
Pengembangan Kesehatan,2019. ISSBN 978-602-373-
130-5.
4. Sari,I.D., Yuniar.Y., Syaripuddin.M., (2017).
Monitoring Efek Samping Obat Anti-Tuberkulosis
Pada Pengobatan Tahap Intensif Penderita TB Paru Di
Kota Makassar. Jurnal Institut Ilmu Kesehatan Bhakti
Wiyata Kediri Vol 3 No 1 hal 20.
5. Kemenkes RI, (2017). Pedoman Nasional
Penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta : Badan
Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes
RI.
6. Gough,Cochen, Durman., (2011). Tuberc a Sourceb
Nurs Pract Springer Publ Co. New York. Hal 37.

Downloads

Published

2021-05-27

How to Cite

Retnowati, E., Dikdayani, L., Asrroyo, T., & Mundriyastutik, Y. (2021). Hubungan Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis Kombinasi Paket 4 Terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Di Instalasi Rawat Jalan Puskesmas Jiken Kabupaten Blora. Prosiding University Research Colloquium, 1103–1109. Retrieved from http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/1525