Studi Deskriptif Pencatatan dan Pemanfaatan Kohort Balita di Kabupaten Pekalongan

  • I Isyti'aroh STIKES Muhammadiyah Pekajangan
  • Siti Rofiqoh STIKES Muhammadiyah Pekajangan
  • Windha Widyastuti STIKES Muhammadiyah Pekajangan
Keywords: Kohort, balita, dokumentasi

Abstract

Penelitian mix methode ini bertujuan untuk menganalisa
kelengkapan, ketepatan, kendala pendokumentasian kohort balita
dan pemanfaatannya. Analisa kelengkapan dan ketepatan dilakukan
dengan metoda kuantitatif, sedangkan kendala dan pemanfaatan
kohort balita menggunakan metoda kualitatif dengan Focus Group
Discussion (FGD). Pengumpulan data dilakukan mulai bulan
Desember 2016 hingga Juni 2017, di 6 puskesmas, di Kabupaten
Pekalongan, dipilih melalui cluster random sampling. Jumlah kohort
balita yang diteliti sebanyak 57. Hasil studi menunjukkan
berdasarkan pengisian seluruh item pencatatan kohort balita
sebanyak 38,6% diisi lengkap, 28,1% diisi tidak lengkap dan 33,3%
tidak diisi. Berdasarkan ketep atan pengisian seluruh item kohort
balita, sebanyak 51% pengisiannya tepat dan 49% tidak tepat. Hasil
FGD untuk menggali kendala pengisian kohort ditemukan 4 tema
yaitu perbedaan persepsi pengisian kohort, keterbatasan waktu
pengisian, keterbatasan tenaga dan sarana, serta ketidakefektifan
lembar kohort. Temuan tentang pemanfaatan kohort balita
ditemukan tema pemanfaatan kohort balita untuk monitor kesehatan
balita dan tumbuh kembang balita. Perlu adanya sosialisasi
pedoman pengisian kohort, penyederhanaan lembaran kohort dan
penyediaan perlengkapan pendokumentasian yang dibutuhkan.

References

Astuti, L.W. (2016). Petunjuk pengisian kohort bayi dan balita terbaru 2016. diakses Januari
2016.
Cahyani, R.N., Dharmawan, Y., Dharminto. (2016). Beberapa Faktor yang Berhubungan
Kelengkapan Pengisian Dan Pemanfaatan Data Pada Buku Kia Oleh Bidan Desa Di
Kabupaten Sragen Tahun 2016. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol. 4, No. (4) : p. 238-
246, Oktober 2016.
Finazis, R. (2014). Akurasi Pencatatan Dan Pelaporan Imunisasi Campak Bayi Pada Buku Kia
Dan Buku Kohort. Jurnal Berkala Epidemiologi, Vol. 2, No. 2 Mei 2014: 184–195
Garner, P, Panpanich, R dan Logan,S. (2000). Is routine growth monitoring effective? A
systematic review of trials. Archives of Disease in Childhood, 82, 197-201.
https://www.slideshare.net/. Published on Jun 11, 2016
Kementerian Kesehatan RI. (2015). Buku Ajar Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta : Pusat
Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan
Kementrian Kesehatan RI. (2008). Keputusan Menteri Kesehatan RI tentang Petunjuk Teknis
Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan Di Kabupaten/Kota, Nomor :
828/MENKES/SK/IX/2008, Jakarta : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
Kementrian Kesehatan RI. (2009). Pedoman Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan
Anak (PWS-KIA). Jakarta
Kozier, Erb, Berman & Snyder., (2010). Buku ajar fundamental keperawatan:konsep, proses
dan praktik. Edisi 7. Volume 2. (Penterjemah : Pamilih E.K., Devi. Y., Yuyu. Y.,
Ana.L., Wilda.E.,). Jakarta: EGC
Kurth, , (2008). Study protocol: The challenge of comprehensively mapping children's health in
a nation-wide health survey: Design of the German KiGGS-Study. BMC Public Health
2008, 8:196
Purwitasari, W., 2012. Indikator prediktif pencapaian uci desa, pencapaian valid dose,
pemberian imunisasi, serta kualitas pengelolaan vaksin di Kabupaten Jember tahun
2012. Tesis. Surabaya; Universitas Airlangga.
Senewe, F. P. & Wiryawan, Y. (2011). Pencatatan dan pelaporan sistem pemantauan wilayah
setempat – kesehatan ibu dan anak oleh bidan di desa di Puskesmas Sepatan Kabupaten
Tangerang 2008. Jurnal Ekologi Kesehatan Volume 10 No. (3).(p.156-167)
Sikhondze, NC., Erasmus, L. (2016). Electronic medical records: a developing and developed
country analysis. International Association for Management of Technology IAMOT.
Conference Proceedings, 2016-05
Suwarti, (2006). Model posyandu berdasarkan analisis penilaian kebutuhan dan harapan
masyarakat sesuai dengan kemampuan provider di kecamatan gunung anyar kota
surabaya. Tesis. Surabaya; Universitas Airlangga.
Were, M. C., & Meslin, E. M. (2011). Ethics of Implementing Electronic Health Records in
Developing Countries: Points to Consider. AMIA Annual Symposium
Proceedings, 2011, 1499–1505.
WHO.(2006). Global Strategy on Diet, Physical Activity and Health: A framework to monitor
and evaluate implementation. Geneva : WHO
Wijayanti, B. (2016). Deskripsi Pemantauan Kesehatan Anak Pada Sistem PWS-KIA Di
Puskesmas Ranuyoso Lumajang. Jurnal Berkala Epidemiologi, Vol. 4 No. 2, Mei 2016:
(p.151–163).
Published
2018-02-21