Serbuk Kaldu Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Sebagai Bahan Diet Terapi

Authors

  • Sri Margowati Universitas Muhammadiyah Magelang
  • Enik Suharyanti Universitas Muhammadiyah Magelang

Keywords:

Serbuk Kaldu, Ikan Nila, Diet Terapi

Abstract

GEMARI (gerakan gemar makan ikan) digalakkan karena ikan memiliki kandungan gizi tinggi dan mudah ditemui, namun daya konsumsinya masih rendah. Pengolahan daging ikan nila menjadi serbuk kaldu ikan nila dilakukan guna memudahkan masyarakat dalam mengkonsumsi ikan nila, sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat.penelitian eksperimen pembuatan serbuk kaldu ikan nila yang diolah menggunakan teknologi sederhana dalam skala rumah tangga. Serbuk kaldu kemudian dianalisa dengan menggunakan uji proksimat untuk mengetahui kandungan gizi pada sebuk kaldu dan uji organoleptik untuk mengetahui respon anak terhadap kaldu. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Juni 2020 di desa Suronalan guna mengetahui kelayakan serbuk kaldu ikan nila sebagai bahan diet terapi. Hasilnya, serbuk ikan nila mengandung kadar protein yang tinggi (38,67%) dan tidak menimbulkan reaksi alergi atau reaksi fisiologis lainnya, sehingga layak menjadi bahan diet terapi.

References

[1] I. Budiastutik and M. Z. Rahfiludin, “Faktor Risiko Stunting pada anak di Negara Berkembang,” IAGIKMI Univ. Airlangga, pp. 122–126, 2019, doi: 10.2473/amnt.v3i3.2019.122-129.
[2] G. N. Prameswari, “Promosi Gizi Terhadap Sikap Gemar Makan Ikan Pada Anak Usia Sekolah,” JHE (Journal Heal. Educ., vol. 3, no. 1, pp. 1–6, 2018, doi: 10.15294/jhe.v3i1.18379.
[3] A. Santoso, Sarjito, and A. Djunaedi, “Fenomena Pertumbuhan Compensatory dan Kualitas Ikan Nila Merah (Oreochromis sp.) pada Kondisi Laut,” Ilmu Kelaut. - Indones. J. Mar. Sci., vol. 11, no. 2, pp. 106–111, 2006, doi: 10.14710/ik.ijms.11.2.106-111.
[4] Ramlah, E. Soekendarsi, Z. Hasyim, and M. S. Hasan, “Perbandingan Kandungan Gizi Ikan Nila Oreochromis niloticus Asal Danau Mawang Kabupaten Gowa dan Danau Universitas Hasanuddin Kota Makassar,” J. Biol. Makassar, vol. 1, no. 1, pp. 39–46, 2016.
[5] Rahmayani, N. Yaumi, and F. Agustini, “Carbed (Carrot Bread) Sebagai Sayuran Instan Untuk Anak Kekurangan Vitamin a,” Pros. Ind. Res. Work. Natl. Semin., vol. 8, pp. 110–116, 2017, doi: 10.35313/IRWNS.V8I3.708.
[6] V. Ladeska, Rindita, N. Amyra, and T. D. Veranthy, “Analisa Fisikokimia dan Aktivitas Antioksidan Umbi Bawang Bombay ( Allium cepa L .) Physicochemical Analysis and Antioxidant Activity of Onion Bulbs ( Allium cepa L .),” J. Jamu Indones., vol. 5, no. 2, pp. 56–67, 2020.
[7] A. B. Tawali, M. K. Roreng, M. Mahendradatta, and Suryani, “Difusi Teknologi Produksi Konsentrat Protein dari Ikan Gabus sebagai Food Supplement di Jayapura,” Pros. InSINas, pp. 243–247,
[8] S. Bardosono, R. W. Basrowi, and Chairunita, “Peran Nutrisi Untuk Tumbuh Kembang dan Kesehatan Saluran Cerna,” Nestle Nutr. Inst., vol. 2, no. 5, pp. 133–156, 2018.
[9] Husnah, “Nutrisi Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan,” J. Kedokt. Syiah Kuala, vol. 17, no. 3, pp. 179–183, 2017, doi: 10.24815/jks.v17i3.9065.
[10] Margowati,S (2020). Maping Faktor Penyebab Stunting Dan Strategi Penurunan Dengan Menggunakan Serbuk Kaldu Ikan Nila (in press). UNIMMA. https://lppm.unimma.ac.id/?p=3430

Downloads

Published

2021-05-27

How to Cite

Margowati, S., & Suharyanti, E. (2021). Serbuk Kaldu Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Sebagai Bahan Diet Terapi. Prosiding University Research Colloquium, 522–526. Retrieved from http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/1441