Pengaruh Latihan Fungsional Tangan Terhadap Kekuatan Otot Tangan Pasien Stroke Non Haemoragik di RS Habibullah Grobogan

Authors

  • Muhammad Purnomo Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Ana Zumrotun Nisak Universitas Muhammadiyah Kudus

Keywords:

Latihan Fungsional Tangan, Kekuatan otot, Stoke

Abstract

Ketergantungan dan derajat kesehatan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kemunduran fisik, psikis dan sosial yang dapat dijelaskan melalui empat tahap yaitu kelemahan, keterbatasan fungsional, ketidakmampuan dan keterhambatan. Di Kabupaten Grobogan dari tahun 2016-2021 terdapat kasus tekanan darah tinggi, diantaranya 6,85% laki-laki dan 5,04% wanita . Data 3 bulan terakhir pasien stroke yang menjalani rawat inap bulan Agustus sebanyak 56 pasien, bulan September sebanyak 37 pasien dan bulan Oktober sebanyak 49 pasien. Rata -rata pasien stroke yang menjalani rawat inap setiap bulannya sebanyak 48 pasien. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh Latihan fungsional tangan terhadap kekuatan otot tangan pasien stroke non haemoragik di RS Habibullah Grobogan. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan pendekatan Pre-Post Test. Jumlah sampel yang digunakan kelompok intervensi sebanyak 21 responden dan kelompok kontrol sebanyak 21 responden yang dipilih secara purposive sampling. Untuk menganalisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon kelompok intervensi didapatkan ? value adalah 0,004 (p<0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh yang signifikan latihan fungsional tangan terhadap kekuatan otot tangan pasien stroke non haemoragik di RS Habibullah Grobogan. Hasil uji wilcoxon kelompok kontrol didapatkan ? value adalah 0,008 (p<0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh yang signifikan fisioterapi terhadap kekuatan otot tangan pasien stroke non haemoragik di RS Habibullah Grobogan.

References

[1]
Prihati, Pradhitya A, "Hubungan Tingkat Kemandirian Activity Daily Living (ADL) dengan Kualitas Hidup Lansia di Kelurahan Karangasem Laweyan Surakarta.," Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta, 2017.
[2]
Lumbantobing, S.M. , "Stroke Bencana Peredaran Darah di Otak," Balai Penerbit FKUI, vol. 19, no. 2, pp. 32-39, 2010.
[3]
Word Health Organization, "Adolescents Friendly Servicesin The South East Asia Region," WHO Regional Office for South East Asia, New Delhi, 2014.
[4]
Kemenkes RI, "Riset Kesetahan Dasar," RISKESDAS, Jakarta, 2013.
[5]
Irfan, Muhammad, Fisioterapi Bagi Insan Stroke, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012.
[6]
S. Febriyanti, "Pengaruh Latihan Fungsional Tangan Terhadap Kekuatan Otot Pronator Teres dan Kuadratus pada Pasien Stroke di RSUD RAA Soewondo Pati," STIKES Karya Husada Semarang, Semarang, 2016.
[7]
Rabawati, "Pengaruh Latihan ROM dengan Bola Tenis Hangat Terhadap Kekuatan Otot Tangan Pasien Stoke Non Hemoragik di Ruang Sahadewa RSUD Sanjiwani Gianyar," STIKES Prima, Bali, 2014.
[8]
Wismanto, "Pelatihan Metode Active Isolated Streatching lebih Efektif dari pada Contract Relax Stretching dalam
Meningkatkan Fleksibilitas Otot Hamstring," Jurnal Fisioterapi , vol. 11, no. 1, pp. 72-78, 2011.

Downloads

Published

2021-05-27

How to Cite

Purnomo, M., & Nisak, A. Z. (2021). Pengaruh Latihan Fungsional Tangan Terhadap Kekuatan Otot Tangan Pasien Stroke Non Haemoragik di RS Habibullah Grobogan. Prosiding University Research Colloquium, 202–208. Retrieved from http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/1324