Tumor Payudara yang langka; ‘Hemangioma Cavernosum’

  • Yuni Prastyo Kurniati Universitas Muhammadiyah Surakarta
Keywords: Hemangioma, Payudara,Tumor, Vascular

Abstract

Pendahuluan : Peringkat kanker di Indonesia menempati urutan ke-
delapan di Asia Tenggara. Tahun 2018, Riskesdas menunjukkan

temuan adanya peningkatan menjadi 1,79 per 1000 penduduk. Tumor
payudara dapat berasal dari stroma interlobular dan intralobular.
Stroma interlobular terdiri atas jaringan pengikat dan jaringan lemak.
Tumor yang berasal dari kedua jaringan tersebut dimasukkan sebagai
tumor mesenkim. Kebanyakan tumor payudara berasal dari jaringan
epitel (intralobular) seperti Fibroadenoma Mamae. Tumor mesenkim
sangat jarang ditemukan.. Hemangioma sendiri merupakan tumor

jinak yang berasal dari vascular dan sering mengenai bayi serta anak-
anak. Regio yang sering terkena adalah tulang belakang, daerah

craniofacial dan tulang panjang. Pada banyak kasus, kelainan ini tak
teraba dan ditemukan saat pemeriksaan mammografi. Studi mengenai
Hemangioma mammae ini masih sangat jarang, sehingga sedikit
sekali informasi tentangnya. Tujuan: Melaporkan kasus langka
tentang tumor jinak payudara jenis vascular. Metode :Pelaporan
kasus ini menggunakan pendekatan studi pustaka ditinjau dari bidang
Patologi Anatomi. Hasil :Wanita, 32 tahun, mengeluh benjolan pada
payudara kanan, tumbuh cepat hingga sebesar bola sepak, terfiksir,
dengan konsistensi kenyal padat. Dokter bedah mencurigainya
sebagai Tumor phyllodes. Pemeriksaan mikroskopis payudara kanan
didapatkan massa tumor terdiri atas proliferasi vascular, besar –kecil,
sebagian besar lumen berdilatasi dengan dinding masih berlapiskan
sel endotel selapis. Kesimpulan: Tumor payudara jinak jenis
Hemangioma Cavernosum. Kasus ini memperbanyak pengetahuan
tentang Tumor mesenkim payudara jenis vascular yang langka.

Published
2020-12-15