HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN DIRI DENGAN TINGKAT STRESS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR S1 KEPERAWATAN DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR SEBAGAI SYARAT KELULUSAN WISUDA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS

  • Umi Faridah Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Anny Rosiana Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Siti Mahmudah Universitas Muhammadiyah Kudus

Abstract

Di Indonesia kasus stress sangat tinggi, prevalensi stress menurut
Riskesdas pada tahun 2013 menunjukkan 6% untuk usia 15 tahun ke
atas atau sekitar 14 juta penduduk di indonesia mengalami gangguan
mental. Berdasrakan hasil survey penahuluan pada 8 Januari 2019 di
Universitas Muhammadiyah Kudus , hasil wawancara dari 10
mahasiswa dengan 14 pertanyaan tentang gejala stress, di antaranya 3
mahasiswa meraskan 50 % dari gejala, 3 mahasiswa 57% dari gejala,
dan 4 mahasiswa merasakan 43% dari 14 gejala stress. Tujuan
penelietian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara manajemen
diri dengan tingkat stress pada mahasiswa tingkat akhir S1
Keperawatan dalam menyelesaikan tugas akhir sebagai syarat
kelulusan wisuda di Universitas Muhammadiyah Kudus. Jenis
penelitian analitik korelasi dengan desain penelitian Cross Sectional.
Populasi sebanyak 84 dan sampel sebanyak 46 responden
menggunakan rumus Solvin dan metode Simple Random Sampling.
Alat ukur dan uji hubungan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil
penelitian didapatkan hasil hubungan negatif yang signifikan dengan
harga korelasi -0.398 dan nilai p value 0.008 < ( < 0.01). Dari 46
responden paling banyak 17 responden (37%) yaitu manajamen diri
yang cukup baik dengan tingkat stress yang masih normal.
Kesimpulannya Ha diterima dan Ho ditolak.

Published
2020-12-15