Parapam Meningkatkan Pemberian Asi Eksklusif dan MP-ASI pada Bayi 0-12 Bulan

  • N Nurlaila STIKES Muhammadiyah Gombong
  • Eka Riyanti STIKES Muhammadiyah Gombong
  • Evi Setianingsih STIKES Muhammadiyah Gombong
  • F Frastyo STIKES Muhammadiyah Gombong
  • Indri Astriani STIKES Muhammadiyah Gombong
  • J Juliana STIKES Muhammadiyah Gombong
Keywords: ASI, Kader Parapam, Makanan Pendamping ASI

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan bayi dipengaruhi
oleh asupan gizi yang didapat ibu saat hamil maupun sesudah bayi
lahir. Asupan gizi pada bayi diberikan memalui praktik pemberian ASI
Eksklusif dan MP-ASI dengan benar. Di Indonesia masih banyak ibu
yang tidak memiliki kesempatan untuk memberikan ASI Eksklusif
karena berbagai faktor. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa
masalah gizi pada bayi dan anak disebabkan kebiasaan ASI dan MPASI
yang tidak tepat baik secara kuantitas maupun kualitas. Perilaku
pemberian MP-ASI yang tidak tepat meliputi pemberian makanan yang
terlalu awal atau terlambat, porsi dan frekuensi makanan yang
diberikan tidak sesuai kebutuhan. Tujuan. Tujuan Program kegiatan
ini adalah pembentukan kader PARAPAM (Para Pendamping ASI dan
MP-ASI) untuk meningkatkan pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI
pada bayi di Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar Kabupaten
Kebumen. Metode. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah,
diskusi, dan demostrasi. Materi yang diberikan meliputi kader
kesehatan, Pendidikan Kesehatan, ASI eksklusif dan MP-ASI. Jumlah
kader yang dilatih 9 orang, Kader PARAPAM dilatih melakukan
pendidikan kesehatan kepada masyarakat dan melakukan
pendampingan saat menyusui dan memberikan MP-ASI pada bulan
Mei 2017. Media yang digunakan kader PARAPAM berupa lembar
balik, Leaflet serta booklet Pemberian ASI dan MP-ASI. Hasil. Kader
PARAPAM membantu ibu dalam pemberian ASI Ekslusif dan MP-ASI.
Ibu yang memiliki bayi usia kurang dari 6 bulan dapat memberikan
ASI ekslusif dan ibu yang memiliki bayi usia lebih dari 6 bulan dapat
menyiapkan MP-ASI dengan baik. Kesimpulan. Terbentuknya kader
PARAPAM meningkatkan pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI yang
benar Rekomendasi. Kader PARAPAM dapat diaplikasikan untuk
mendampingi pasien yang memiliki masalah kesehatan yang lainnya.

References

Ambarwati, R., Muis, S.F. Susantini, P. (2012). Konseling Laktasi Intensif dan Pemberian Air
Susu Ibu (ASI) Eksklusif Sampai 3 Bulan. Media Medika Indonesia, Volume 46,
Nomor 3
Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA Kementrian Kesehatan RI. (2012). Modul Konseling
Pemberian Makan Bayi dan Anak.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa tengah. (2015). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun
2015. Semarang: Dinas Kesehatan provinsi Jawa Tengah
Fikawati, S., Syafiq, A. (2010). Kajian Implementasi Dan Kebijakan Air Susu Ibu Eksklusif
Dan Inisiasi Menyusu Dini Di Indonesia. Makara Kesehatan, VOL. 14, NO. 1, : 17-24
Kandou, G.D. (2009). Pelatihan Uji Tourniquet Bagi Kader Kesehatan Sebagai Salah Satu Cara
Deteksi Dini Demam Berdarah Dengue. Jurnal Biomedik, Volume 1, Nomor 3, hlm.
174-179
Kementrian Kesehatan RI. (2011). Promosi Kesehatan di Daerah Bermasalah Kesehatan:
Panduan bagi Petugas Kesehatan di Puskesmas. Jakarta: Kemenkes RI
Kementrian Kesehatan RI. (2015). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014. Jakarta: kementrian
Kesehatan RI
Kristianto, Y., Sulistyarini, T. (2013). Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Dalam
Pemberian Makanan Pendamping ASI pada Bayi Umur 6 – 36 Bulan. Jurnal STIKES
Volume 6, No. 1
Motsa, L.F., Ibisomi, L., Odimegwu, C., (2016). The Influence of Infant Feeding Practices on
Infant Mortality in Southern Africa. Matern Child Health J. 20:2130–2141
Hockenberry, M.J., Wilson, D. (2011). Wong’s Nursing Care of Infants and Children. 9th
edition. Missouri : Mosby Elsevier
Perry, S.E., Hockenberry, M.J., Lowdermilk, D.L., & Wilson, D. (2010). Maternal and Child
Nursing Care. Vol 1.4th ed. Missouri : Mosby Elsevier
Rahmawati, D.R. (2010). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu
Menyusui di Kelurahan Pedalangan Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Jurnal
KESMADASKA Vol. 1 No. 1.
Saragih, B., Syarief, H., Riyadi, H., Nasoetion, A. (2007). Pengaruh Pemberian Pangan
Fortifikasi Zat Multi Gizi Mikro pada Ibu Hamil terhadap Status Gizi dan Morbiditas
Bayi dari Usia 0-6 bulan, Gizi Indon 2007, 30(1):12-24
Sartono, A., Utaminingrum, H. (2012). Hubungan Pengetahuan Ibu, Pendidikan Ibu dan
Dukungan Suami dengan Praktek Pemberian Asi Eksklusif di Kelurahan Muktiharjo
Kidul Kecamatan Telogosari Kota Semarang. Jurnal Gizi Universitas Muhammadiyah
Semarang, Volume 1, Nomor 1.
WHO. (2009). Infant and Young Child Feeding: Model Chapter for textbooks for medical
students and allied health Professionals. Geneva: WHO Press.
Published
2018-02-21