Analisis Keterampilan Proses Mahasiswa Semester Dua PGSD Pada Praktikum IPA SD 1

  • Joni Dwi Prasetyp Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Aulia Fakhrina Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Widanti Widanti Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Kusuma Ardi Wijaya Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Nur Ngazizah Universitas Muhammadiyah Surakarta
Keywords: analisis

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan keterampilan kinerja
(performance skill) yang memuat dua aspek keterampilan yaitu dari
sisi kognitif dan keterampilan dari sisi sensorimotor. Keterampilan
proses juga dibagi dua yaitu keterampilan proses dasar dan
keterampilan proses terintegrasi. Pengembangan keterampilan
proses sains pada mahasiswa bertujuan untuk pengembangan
keterampilan berpikir tingkat tinggi. Metode yang kami gunakan
dalam penelitian ini adalah metote penelitian kuantitatif dengan
pedekatan ex post facto. Pendekatan tersebut hanya mengungkapkan
fakta yang telah terjadi tanpa adanya manipulasi variabel atau
menciptakan kondisi tertentu, yang diamana kami berharap dapat
memperbaiki dan memberikan pengalaman belajar mereka di dalam
maupun diluar kelas. Penelitian dilakukan pada mahasiswa semester
dua Program Studi PGSD. Data penelitian meliputi aspek-aspek
keterampilan proses dasar yaitu mengobservasi, menginferensi,
mengukur, mengkomunikasikan, mengklasifikasikan dan
memprediksi. Dan yang termasuk keterampilan proses terintegrasi
adalah mengontrol variabel, memberikan definisi operasional,
merumuskan hipotesis, menginterprestasi data, melakukan
eksperimen dan merumuskan model. Berdasarkan penelitian yang
sudah dilakukan kepada 120 mahasiswa semester 2 PGSD
didapatkan hasil sebagai berikut, praktikum ciri-ciri makhluk hidup
didapat nilai rata-rata 78, analisis makanan didapat nilai rata-rata
78,6, peredaran darah dengan didapat nilai rata-rata 80, ekosistem
dengan nilai rata-rata 76. Dan yang termasuk keterampilan proses
terintegrasi adalah mengobservasi dan menginferensi ciri-ciri
makhluk hidup dengan nilai rata-rata 78. Mengukur dan
mengkomunikasikan pada praktikum peredaran darah menggunakan
tensimeter dengan nilai rata-rata 80. Mengklasifikasikan yaitu pada
praktiku, kandungan-kandungan zat yang terdapat dalam makanan
dengan nilai rata-rata 78,6. Memprediksi yaitu pada praktikum

macam-macam ekosistem di lingkungan sekitar dengan nilai rata-
rata 76.

References

[1] Deny Hari Wibowo, Anwar
Abdurrahman, Adelia Zagita Limbong, &
Nur Ngazizah. Model Pembelajaran
Inkuiri Terbimbing Terhadap
Keterampilan Generik Sains Pada
Praktikum Ipa Sd; 2019: 209.

[2] Rustaman, Nuryani Y. 2007.
Keterampilan Proses Sains. Bandung:
Sekolah Pasca Sarjana UPI (online)
(http://www.keterampilanproses_sains.up
i.com) Diakses 22 Agustus 2019)
[3] Metaputri, Ni Kadek, dkk. (2016).
Pengaruh Model Pembelajaran
Inkuiri Terbimbing dan Minat Belajar
Terhadap Keterampilan Proses Sains
pada Siswa Kelas IV SD. Skripsi.
Singaraja: Universitas Pendidikan
Ganesha.
[4] (Susilaningsih, 2013).
[5] I Gede Margunayasa dan puti Nanci
(2014:356)
[6] Rustaman, Y. Nuryani. 2005. Strategi
Belajar Mengajar Biologi. Malang: UN
PRESS.
[7] Juhji.2016. Peningkatan keterampilan
Proses Saisn Siswa melalui pendekatan
inkuiri terbimbing. JPPI, Vol. 2 No.1,
Juni 2016, Hal 58-70 e-ISSN 2477-2038
[8] Yuanita. Analisis Keterampilan Proses
Sains Melalui Praktikum Ipa Materi
Bagian-Bagian Bunga Dan Biji Pada
Mahasiswa Pgsd Stkip Muhammadiyah
Published
2019-10-21