Pengaruh Respiratory Muscles Stretching terhadap Saturasi Oksigen Pasien Asma

  • W Widiyaningsih STIKES Karya Husada
  • Y Yunani STIKES Karya Husada
  • M Jamaluddin STIKES Karya Husada
Keywords: Saturasi oksigen, respiratory muscles stretching, Asma

Abstract

Pemantauan saturasi oksigen akan mampu
memberikan gambaran status hipoksemia pada pasien asma.
Penurunan saturasi oksigen memberikan gambaran peningkatan
kebutuhan oksigen pada pasien asma. Latihan yang dapat diberikan
pada pasien asma salah satunya adalah respiratory muscle
stretching dalam upaya meningkatkan status pernafasan yaitu
saturasi oksigen. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
latihan respiratory muscles stretching terhadap saturasi oksigen
pasien Asma. Metode: Jenis Penelitian adalah kuantitatif
menggunakan desain Quasy experiment dengan rancangan
randomized pretest posttest design without control. Populasi adalah
semua pasien Asma yang dirawat di RSUD Kota Semarang. Sampel
penelitian ini adalah 15 pasien Asma yang memenuhi kriteria inklusi:
usia 20-60 tahun dengan hemodinamik pasien stabil (tekanan darah
sistolik 90-130 mmHg, nadi 60-100 kali/menit, suhu normal).
Kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah pasien dengan riwayat
penyakit jantung. Teknik pemilihan sampel menggunakan Purposive
Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pulse oxymeter untuk mengukur saturasi oksigen dan lembar
observasi saturasi oksigen. Analisis menggunakan uji T paired.

References

Kane, B., Samantha, Decalmer, O’Driscoll, B.R. (2013). Emergency oxygen therapy. Breathe.
Vol 9 No 4. DOI: 10.1183/20734735025212
Smeltzer, S.C., Bare, B.G., Hinkle, J.L., & Cheever, K.H. (2008). Brunner & Suddarth’s
Textbook of Medical-Surgical Nursing. (11th Ed), Philadelphia : Lippincott Williams &
Wilkins
NCEC. (2015). Management of an acute asthma attack in adult (aged 16 years and older) :
National clinical guideline No 14. An Roinn Slainte. Departement of Health
Thomas, M. & Bruton, A. (2014). Breathing exercise for asthma. Research gate Vol 10 No 4.
DOI: 10.1183/20734735.008414
Yunani. (2008). Efektifitas Latihan Peregangan Otot Pernafasan Terhadap Penurunan Nyeri
Pasien Pasca Coronary Artery Bypass Grafting
Yunani & Dwi Puspitasari. (2013). Perbedaan Kapasitas Vital Paru Sebelum dan Sesudah
Berenang di Kolam Renang Kartini Rembang. Jurnal KMB Edisi November 2014.
PPNI Jateng
Yohana & Dwi K. (2014). Pengaruh Senam Asma terhadap kapasital vital Paru Pada Penderita
Asma di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Semarang. Jurnal KMB Edisi Mei 2014.
PPNI Jawa Tengah
Hoeman, S.P. (1996). Rehabilitation Nursing Process and Application. (2th Ed), St. Louis,
Missouri : Mosby-Year Book Inc.
Senior. (2008). Latihan Peregangan, http://cybermed.cbn.net.id.
Nurhadi. (2007). Cara Mudah Tetap Sehat, http://hady82.multyply.com.
Sabri, L., & Hastono, S.P. (2002). Statistik Kesehatan. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.
Gunardi, S. (2007). Anatomi sistem pernafasan. Jakarta : FKUI
Damayanti, S. (2016). Studi Komparatif Kapasitas Vital Paru Dan Saturasi Oksigen Pada Atlet
Futsal dan non Atlet Di Yogyakarta. Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati.
Published
2018-02-21