Hubungan Persepsi Pemahaman Mahasiswa tentang Pendidikan Anti Korupsi dengan Hasil Belajar Mahasiswa Keperawatan

  • Siti Nur Solikah AKPER Insan Husada Surakarta
  • Sunaryo Joko Waluyo AKPER Insan Husada Surakarta
Keywords: Persepsi, Pendidikan Anti Korupsi, hasil belajar, profesionalisme perawat

Abstract

Saat ini, korupsi telah mewabah hampir pada
seluruh sendi kehidupan berbangsa di Indonesia. Hal ini memerlukan
upaya yang luar biasa untuk memberantasnya. Salah satu upaya
untuk memberantasnya adalah memberikan pembekalan tentang anti
korupsi kepada mahasiswa sebagai pewaris masa depan bangsa.
Pada mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi mahasiswa diajarkan
untuk berpikir kritis bahwa melakukan korupsi itu adalah suatu
kejahatan. Pembelajaran pendidikan anti korupsi mengandung
prinsip-prinsip moral yang baik seperti: kejujuran, kepedulian,
kemandirian, kedisiplinan, tanggungjawab, kerja keras,
kesederhanaan, keberanian dan keadilan yang merupakan prinsipprinsip
moral yang baik yang bisa diterapkan dalam lingkungan
akademik kampus keperawatan. Mahasiswa keperawatan diharapkan
dapat memahami nilai - nilai anti korupsi dan menerapkannya
sehingga dapat mewujudkan perawat yang professional sesuai
standar kompetensi keprawatan.Tujuan: untuk mengetahui hubungan
antara persepsi tentang pemahaman mahasiswa tentang pendidikan
anti korupsi dengan hasil belajar mahasiswa AKPER Insan Husada
angkatan 2015. Metode: penelitian ini menggunakan desain cross
sectional. Sampel berjumlah 102 mahasiswa, dengan menggunakan
proportional random sampling. Data yang diperoleh diolah dengan
uji Spearman rank. Penelitian ini menggunakan 2 alat ukur yaitu
kesioner pengetahuan tentang persepsi pendidikan anti korupsi dan
hasil belajar mahasiswa berupa nilai IPK semester 1 hingga 3. Hasil
penelitian: menunjukkan persepsi pemahaman mahasiswa tentang
pendidikan anti korupsi mayoritas berada dalam kategori baik
sebanyak 67 responden (65,6%). Sementara itu, gambaran hasil
belajar mahasiswa AKPER Insan Husada Surakarta angkatan 2015
sebagian besar adalah kategori baik sejumlah 54 responden (52,9%).
Hasil analisis terdapat hubungan antara persepsi pemahaman
mahasiswa tentang pendidikan anti korupsi dengan hasil belajar
mahasiswa dengan nilai signifikansi pada hasil menunjukkan 0,000
(p=<0,05) dan nilai korelasi +0,347. Kesimpulan: terdapat
hubungan antara persepsi pemahaman mahasiswa tentang
pendidikan anti korupsi dengan hasil belajar mahasiswa AKPER
Insan Husada Surakarta.

References

Awaliyah dkk, (2015). Implementasi Nilai Kejujuran Dalam Pendidikan Anti Korupsi Pada
Pembelajaran PKN di SMP 3 Malang.Skripsi.Universitas Negeri Malang.
Harmin (2011), Karakteristik Mahasiswa yang Bertanggung Jawab, artikel dari harminnewworld.
blogspot.com
Hartanti, Evi (2008), Tindak Pidana Korupsi, Jakarta: Kemendikbud.
Handoyo, Eko (2009) Pendidikan Anti Korupsi, Semarang: Widyakarya Press.
Hendelaman, W. & Byszewski, A. (2014). Formation Of Medical Student Professional Identity:
Categorizing Lapses Of Professionalism, And The Learning Environment. Bio Med
Central Med Educ. 14: 139. Diakses dari
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4102062/ pada tanggal 17 Maret 2017.
Jones, L.R. (2011). Academic Integrity & Academic Dishonesty: A Handbook about cheating &
plagiarism. Florida: Florida Institute of Technology.
Luthfiany dkk,(2015). Sikap Mahasiswa Terhadap Penerapan Mata Kuliah Pendidikan Anti–
Korupsi di STIKES Ngudi Waluyo Ungaran. Semarang.Skripsi.STIKES Ngudi waluyo
Semarang.
Nursalam & Efendi, F. (2015). Pendidikan Dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Rifiani dan Hartanti, (2013). Prinsip-Prinsip Dasar Keperawatan. Penerbit Dunia Cerdas :
Jakarta.
Sahid.(2015). Pengaruh Pendidikan Anti Korupsi Terhadap Akhlak Siswa Kelas XII SMA
Muhammadiyah 4 Andong Boyolali Tahun Pelajaran 2014/2015.UMS.
Saparwati.(2015). Sikap Mahasiswa Terhadap Penerapan Mata Kuliah Pendidikan Anti–
Korupsi Di Stikes Ngudi Waluyo Ungaran.STIKES Ngudi Waluyo.Semarang.
Sofia, Asriana Issa, et al. (2011). Pendidikan Anti-Korupsi untuk Perguruan Tinggi. Jakarta :
Kemendikbud
Sunaryo. (2013). Psikologi untuk Keperawatan, Edisi 2. Jakarta : EGC.
Suryani, Ita.(2015). Penanaman Nilai-Nilai Anti Korupsi Di Lembaga Pendidikan Perguruan
Tinggi Sebagai Upaya Preventif Pencegahan Korupsi. Jurnal Visi Komunikasi/Volume
14, No. 02, November 2015
Syifana, A. (2014). Hubungan Pengetahuan Tentang Integritas Akademik dan Perilaku
Kecurangan Akademik Pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Angkatan
2013. Karya Tulis Ilmiah strata satu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,
Yogyakarta.
Walgito, B. (2002). Psikologi Sosial.Yogyakarta : Andi Offset
Wijayanto, Ridwan Zachrie. (2009). Korupsi Mengorupsi Indonesia. Jakarta : PT Gramedia
Pustaka Utama.
Published
2018-02-21