Aplikasi Tekhnik Effleurage sebagai Penatalaksanaan Nyeri Persalinan Ibu Bersalin di Bidan Praktik Mandiri Kecamatan Tembalang

  • Dyah Ayu Wulandari STIKES Karya Husada Semarang
  • Vita Triani Adhi Putri STIKES Karya Husada Semarang
Keywords: Penatalaksanaan nyeri persalinan, teknik effleurage

Abstract

Persalinan adalah proses alamiah dimana terjadinya dilatasi
servikslahirnya bayi dan plasenta dari rahim ibu. Nyeri persalinan
dapat menimbulkan stres yang menyebabkan pelepasan hormon yang
berlebihan seperti katekolamin dan steroid.Hormon ini dapat
menyebabkan terjadinya ketegangan otot polos dan vasokonstriksi
pembuluh darah.Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kontraksi
uterus, penurunan sirkulasi uteroplasenta, pengurangan aliran darah
dan oksigen ke uterus, serta timbulnya iskemia uterus yang membuat
impuls nyeri bertambah banyak. Salah satu metode yang paling
efektif yang digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan adalah
dengan pijat yang merupakan salah satu metode nonfarmakologis
yang dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan. Intervensi yang
termasuk dalam pendekatan nonfarmakologi adalah analgesia
psikologis yang dilakukan sejak awal kehamilan, relaksasi, pijat,
stimulasi kuteneus, terapi aroma, hipnosis, akupunktur dan yoga.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas tekhnik
effleurage dalam menurunkan nyeri persalinan pada ibu bersalin di
Bidan Praktik Mandiri Kecamatan Tembalang. Penelitian ini
merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan rancangan prepost
test with control group, yang dilakukan bulan Juni 2017 sampai
dengan September 2017. Pendekatan pretest-posttest with control
group design. Subjek penelitian ini adalah 30 ibu di
KecamatanTembalang yang dipilih dengan teknik purposive
sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan checklist.
Analisis menggunakan Uji T. Hasil penelitian p value 0.011
menunjukkan ada perbedaan skala nyeri pada kelompok perlakuan
dan pada kelompok kontrol di Bidan Praktik Mandiri Kecamatan
Tembalang.

References

Arikunto, Suharsimi. (2009). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Bandiyah, S. (2009). Kehamilan, Persalinan dan Gangguan Kehamilan. Yogyakarta: Nuha
Medika
Danuatmaja B dan Meiliasari M. (2008). Persalinan Normal Tanpa Rasa Sakit. Jakarta: Puspa
Swara
Depkes RI. (2007). Asuhan Persalinan Normal. Jakarta : JNPK-KR
Gadysa. (2009). Keperawatan Maternitas. Jakarta: EGC
Gadysa. (2009). Persepsi ibu tentang Metode Massage. http://luluvikar.wordpress/persepsi-ibutentang-
metode-massage. Diunggah tanggal 20 Agustus 2017
Mons Dragon. (2004). Pregnancy Information (Effleurage and Massage).
http://www.monsdragon.org/preg/effleurage.html. Diunggah tanggal 20 Agustus 2017
Patree B, Walsh VL. (2007). Buku Ajar Kebidanan Komunitas. Jakarta: EGC
Perry, G.A. & Potter, P.A. (2005). Buku ajar fundamental keperawatan, konsep, proses dan
praktik. Jakarta: EGC
Prawirohardjo, S. (2005). Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo
Reeder, Martin and Koniak-Griffin. (2011). Volume 2 Keperawatan Maternitas Kesehatan
Wanita, Bayi dan Keluarga Edisi 18. Jakarta: EGC.
Schott J & Priest J.2002. Persalinan tanpa Rasa Nyeri. Jakarta: EGC
Simkin P dan Ancheta R. (2005). Buku Saku Persalinan. Jakarta: EGC
Sumarah. (2009). Perawatan Ibu Bersalin: Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin. Yogyakarta:
Fitramaya.
Published
2018-02-21