Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat dengan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Mellitus di Klinik Anisah Demak

  • R Rusnoto STIKES Muhammadiyah Kudus
  • Rahma Agung Subagiyo STIKES Muhammadiyah Kudus
Keywords: kepatuhan minum obat, kadar glukosa darah

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronik yang
kondisinya sangat ditentukan oleh kadar glukosa darah.
Ketidakstabilan kadar glukosa darah pada penderita DM dipengaruhi
oleh banyak hal diantaranya, diit, aktivitas fisik, dan pengobatan.
Kepatuhan minum obat dapat dipengaruhi oleh faktor demografi,
faktor pasien, faktor terapi dan hubungan pasien dengan tenaga
kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat
kepatuhan minum obat dengan pengendalian kadar glukosa darah.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survey analitik
desain yang digunakan adalah survey crossectional. Pengumpulan
data dilakukan dengan menggunakan kuesioner MMS (Modified
Morisky Scale). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 73 responden.
Pengambilan sampel mengunakan total sampling. Data dianalisis
melalui uji Pearson.
Hasil: Responden berumur rentang 54 sampai 60 tahun sebanyak
49,3%, sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan
sebanyak 69,9%. Responden lama menderita DM 1 sampai 5 tahun
sebanyak 75,3%. Rata-rata kadar glukosa darah yaitu > 126 mg/dl
89,0%. Sebagian besar responden tingkat kepatuhan minum obat
rendah 39,7%. Simpulan: Terdapat hubungan tingkat kepatuhan
minum obat dengan kadar glukosa darah dengan p value 0,000.

References

Alfian, R. Korelasi Antara Kepatuhan Minum Obat dengan Kadar Gula Darah pasien Diabetes
Melitus Rawat Jalan di RSUD Dr. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Akademi Farmasi
ISFI. Banjarmasin. 2015
American Diabetes Assocition. (2013). Standars Of Medical Care in Diabetes. diakses pada
tanggal 18 Januari 2017. http://care.diabetesjournals.org
Anhony J, Frank P, Kravitz RL. Associations between pain control self-efficacy, self-efficacy
for communicating with physicians, and subsequent pain severity among cancer
patients, Patient Educ Couns. 2011;85(2):275–80.
Anhony J, Frank P, Kravitz RL. Associations between pain control self-efficacy, self-efficacy
for communicating with physicians, and subsequent pain severity among cancer
patients, Patient Educ Couns. 2011;85(2):275–80.
Aronson, J.K. Compliance, Concordance, Adherence, Br J Clin Pharmacol. 2007; 63:4 383–384
Balitbang Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes
RI. 2013
Black J., Hawks J., Keene A. M. Medical Surgical Nursing : Clinical for Management Positive
Outcomes. 8 Edition. USA : Elsevier SaundersCompany. 2009
BPOM. Kepatuhan Pasien: Faktor Penting Dalam Keberhasilan Terapi 7 (5). Jakarta, Badan
POM Republik Indonesia. 2006
Chee, F. & Fernando, T. Closed-Loop Control of Blood Glucose. New York: Springer Verlag.
2007
Denny, O. Kepatuhan minum obat diabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2. Skripsi.
Fakultas ilmu keperawatan. Universitas Indonesia. 2014
Dinkes Prov. Jateng. Profil Kesehatan Jawa Tengah 2012. Diakses pada tanggal 15 November
2016 http://www.dinkesjatengprov.go.id/dokumen/2013/
IDF Diabetes Atlas Sixth Edition, International Diabetes Federation. 2013 diakses tanggal 15
November 2016. http://www.idf.org/sites/default/files/EN_6E_Atlas_Full_0.pdf
Faradhita, A. Hubungan Asupan Magnesium dan Kadar Glukosa Darah Puasa Pasien Rawat
Jalan Diabetes Melitus Tipe 2. Skripsi. Malang : Program Studi Ilmu Gizi. Universitas
Brawijaya. 2014
Mandewo, W, Edward, E, Dodge., Auxilia, C.M., George, M.,Non Adherence To Treatment
Among Diabetic Patients Attending Outpatients Clinic At Mutare Provincial Hospital
Manicaland Province Zimbabwe, International Journal Of Scientific & Technology
Research, 3: 66. 2014
Marshal, E. Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabtes mellitus
tipe 2 di poliklinik endokrin rumah sakit Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Program
Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran. Universitas Sam Ratulangi . 2015
Mier, N., Alonso, A.B., Zhan, D & Acosta, R.I. Health related quality of life in a binational
population with diabetes at the Texas – Mexico border. Rev Panam Salud Publica, 23
(3), 154-163. 2008
Mira, Musaira. Gambaran Epidemiologi DM dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar
gula darah pada pasien DM anggota klub persadia RS islam Jakarta Timur. Skripsi.
FKM UI. 2003
Mosjab, S. Dkk. Gambaran antara Minum Obat Hipoglikemik Oral (OHO) dengan Kejadian
Komplikasi Kronis pada Penderita DM di RT 13 – 16 di Desa Betro Kecamatan Sedati
Kabupaten Sidoarjo. Surabaya : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. 2008
Nidya A. Hubungan Antara Sikap, Perilaku dan Partisipasi Keluarga Terhadap Kadar Gula
Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Yogyakarta : Fakultas Kedokteran. Universitas Gajah Mada. 2008
Niven, N. Psikologi Kesehatan - Pengantar untuk Perawat dan Profesional Kesehatan Lain (2
ed.). Jakarta: EGC. 2012
Notoatmodjo, Soekidjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. 2012
Nursalam. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: pendekatan Praktis Edisi ketiga. Jakarta :
Salemba Medika. 2013
Oktadiansyah, D. Kepatuhan Minum Obat Diabetes pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2.
Fakultas Ilmu Keperawatan. Universitas Indonesia. 2014
Pangemanan, D. Analisis faktor resiko penyebab terjadinya diabetes melitus tipe 2 pada wanita
usia produktif di puskesmas Wawonasa. Jurnla e-Biomedik. 2014
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni). Konsesus Pengelolaan dan Pencegahan
Diabetes Melitus tipe II di Indonesia. Jakarta : PB.PERKENI. 2006
Puspita, N. Hubungan antara kepatuhan penggunaan obat dan keberhasilan terapi pada pasien
diabetes mellitus instalasi rawat jalan di RS X Surakarta. Fakultas Farmasi. Universitas
Muhammadiyah Surakarta. 2014
Purwanto, M. N. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2006
Pratita, N. D. Hubungan dukungan pasangan dan health locus of control dengan kepatuhan
dalam menjalani proses pengobatan pada penderita diabetes melitus tipe -2. Fakultas
Psikologi Universitas Surabaya: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya. 2012
Pratiwi, A. D. Epidemiologi DM dan Isu Mutakhirnya. Diakses tanggal 7 September 2017
http://ridwanmirrudin.wordpress.com.
Price, A. S., Wilson M. L. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Alih Bahasa: dr.
Brahm U. Penerbit. Jakarta: EGC. 2006Radi, B. Diabetes Mellitus Sebagai Faktor
Penyakit Jantung. 2007
Riskesdas. (2013). Penyakit Tidak Menular. di akses pada tanggal 12 November 2016
.http://www.riskesdas.org
Riza, A. Korelasi antara kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien diabetes
melitus rawat jalan RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Akademi Farmasi
ISFI. Banjarmasin. 2015
Samberka, A. Hubungan Usia dan Lama Menderita DM dengan Kejadian Disfungsi Ereksi pada
Pasien Pria DM di Poliklinik Khusus Endokrinologi RS. DR. M. Djamil Padang.Padang
: Fakultas Keperawatan. Universitas Andalas Padang. 2010
Smeltzer et al. Buku Ajar Keperwatan Medikal Bedah. Jakarta : Buku Kedokteran EGC. 2008
Sudoyono. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Penerbit Departemen Ilmu Penyakit Dalam
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia : Jakarta. 2006
Sugiyono. “MetodePenelitianKuantitatifKualitatif dan R&D”. Bandung: Alfabeta. 2007
Sutanto. Cekal (Cegah Dan Tangkal) Penyakit Modern, Yogyakarta, C.V Andi Offset. 2010
Stipanovic, A.R. The effects of diabetes education on self-efficacy and self care. Diunduh pada
tanggal 5 September 2017 dari http://proquest.umi.com/pqdweb. 2002
Tandra, H. Life Healthy With Diabebetes : Diabetes Mengapa &Bagaimana. Yogyakarta: ANDI
Yogyakarta. 2013
Taylor, S. E. Health Psychology, Fourth editions. Los Angeles: Mc Graw-Hill International
Editions. 1991
Winasis, E.B. Hubungan antara konsep diri dengan depresi pada penderita diabetes mellitus di
puskesmas pracimomtoro. 2009 Diakses pada tanggal 15 November 2016 dari
http://etd.eprints.ums.ac.id/7931/1/J210070129.pdf
Wiwik. (2011). Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Hipoglikemik Oral dengan Kadar
Glukosa Darah Pasien DM tipe 2. Prodi Kesehatan Masyarakat. Universitas Respati
Yogyakarta. 2011
Wu, S.F.V. Effectiveness of self management for person with type 2 diabetes following the
implementation of a self-efficacy enhancing intervention program in taiwan.
Queensland: Queensland University of Technology. Diunduh pada tanggal 5 September
2017 dari http://eprints.qut.edu.au/16385/1/Shu-Fang_Wu_Thesis.pdf. 2007
Published
2018-02-21