Upaya Preventif dan Edukatif De Quervain’s Syndrome pada Pengguna Smart Phone di Kalangan Remaja

  • Annisa Kusuma Nurratri Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Agus Widodo Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Dina Oklandary Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Elsa Verina Saraswati Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Lolisa Sukmawati Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Neng Devi Purnamasari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Nur Indah Swariningrum Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Yuni Kartika Addy Rahmawati Universitas Muhammadiyah Surakarta
Keywords: remaja, smart phone, nyeri, pergelangan tangan, De Quervain’s Syndrome

Abstract

Kemajuan teknologi informasi saat ini berkembang dengan sangat
pesat, terutama perkembangan teknologi telekomunikasi, seperti smart
phone. Perkembangan smart phone mempunyai pengaruh yang
signifikan dikalangan masyarakat khususnya pada remaja. Prevalensi
pengguna smart phone pada remaja dikisaran usia 16 sampai 21 tahun
(usia SMA) adalah sebanyak 39% hasil terbesar dalam suatu survey.
Perilaku remaja saat ini seringkali menggunakan smart phone dengan
durasi yang tiada batas. Aktivitas fisik yang dilakukan terus menerus
dan dalam jangka waktu yang lama dari penggunaan smart phone
dapat berpengaruh timbulnya ketegangan pada otot, tendon, bahkan
saraf di sekitar sendi pergelangan tangan. De Quervain’s Syndrome
(DQS) adalah nyeri yang diakibatkan oleh cedera pada tendon otot
Abductor Pollicis Longus (APL) dan Extensor Pollicis Brevis (EPB).
DQS disebabkan oleh adanya masalah yang terjadi pada kedua tendon
otot tersebut, salah satunya dikarenakan oleh overuse dari durasi
penggunaan smart phone. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk
memberikan edukasi kepada para remaja mengenai DQS dalam upaya
melakukan pencegahan terhadap kasus tersebut. Metode pengabdian
masyarakat ini berupa presentasi, diskusi, dan demonstrasi
penanganan DQS. Teknik analisis data yang digunakan adalah
deskriptif dengan metode pengukuran questioner menggunakan skala
Guttman. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat dihadiri oleh siswa
SMA Negeri 3 Surakarta yang berjumlah 182 orang. Pada siswa, nilai
rata-rata pre-test dan post-test maka adanya peningkatan pengetahuan
sebesar 20 %. Hasil karakteristik dari hasil nilai rata-rata para siswa
yang menjawab pertanyaan mengenai DQS dengan benar sebelum
dilakukan penyuluhan sebesar 59% dan setelah diberi penyuluhan
sebesar 79%.Kesimpulannya adalah ada dampak peningkatan
pengetahuan pada remaja mengenai DQS dalam upaya pencegahan
kasus tersebut.

References

Ali, M.M. (2014). Frequency of De Quervain’s Tenosynovitis and Its Association with SMS
Texting. Muscles, Ligaments, and Tendons Journal. 74-78.
Gifary, S. Iis, K. (2015). Intensitas Penggunaan Smart Phone terhadap Perilaku Komunikasi.
Jurnal Sosioteknologi Universitas Telkom. 14 (2):170-178.
Gustafsson, E. Peter, W. Johnson. Mats, H. (2010). Thumb Postures and Postural Loads During
Mobile Phone Use A Comparisons of Young Adults with and without Musculoskeletal
Symptoms. Journal of Electromyography and Kinesiology. Elsevier Ltd; 20:127-135.
Hollis, M. (1998). Massage for Therapist. Oxford: Blackwell Science.
Homayouni, K.L. (2013). Comparison Between Kinesio Taping and Physiotherapy in The
Treatment of De Quervain’s Disease. Journal of Musculoskeletal Research. 6.
Howell, E.R. (2012). Conservative Care of De Quervain’s Tenosynovitis/Tendinopathy in A
Warehouse Worker and Recreational Cyclist: A Case Report. J Can Chiropr Assoc. 56
(2).
Kim, Y. L. Jaehyun, Y. Sinwoo, K. et al. (2016). The Comparison of Muscle Activity
According to Various Conditions during Smart Phone in Healthy Adults. Physical
Therapy Rehabilitation Science. 5 (1):15-21.
Osman, M.A. et al. (2012). A Study of the Trend of Smart Phone and Its Usage Behavior in
Malaysia. International Journal on New Computer Architectures and Their
Applications. 2 (1):275-286.
Premkumar, K. (2004). The Massage Connection Anatomy and Physiology. United of
American: Lippincott Williams & Wilkins.
Rahma, A. (2015). Pengaruh Penggunaan Smart Phone terhadap Aktivitas Kehidupan Siswa
(Studi Kasus MAN 1 Rengat Barat). Jom FISIP Universitas Riau. 2 (2):1-11.
Syarif, N. (2015). Pengaruh Perilaku Pengguna Smart Phone terhadap Komunikasi
Interpersonal Siswa SMA TI Airlangga Samarinda. Ejournal Komunikasi. 3 (2): 213-
227.
Published
2018-02-21