Efektifitas Pendidikan Kesehatan tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) ditinjau dari Tingkat Ketrampilan dan Perilaku SADARI

  • Putri Halimu Husna Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri
  • Sri Handayani Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri
Keywords: Pendidikan kesehatan, Kanker Payudara, Pemeriksaan Payudara Sendiri, Tingkat Ketrampilan, Perilaku

Abstract

Kanker payudara merupakan penyakit pada perempuan dan dapat
mengakibatkan kematian Kanker ini bisa dicegah dengan deteksi
dini melalui pemeriksaan payudara sendiri dan pemeriksaan
payudara klinis. Keterlambatan dalam deteksi dini menjadi
masalah yang sering timbul sehingga kebanyakan penderita
mengetahui saat stadium lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan tentang SADARI
terhadap tingkat ketrampilan dan perilaku SADARI pada
mahasiswi di Akademi Keperawatan Giri Satria Husada
Wonogiri.Penelitian ini adalah penelitian quasy experiment dengan
rancangan pretest posttest group design. Populasi dalam penelitian
ini adalah mahasiswi tingkat II Akademi Keperawatan Giri Satria
Husada Wonogiri sejumlah 40 mahasiswi. Pengambilan sampel
dilakukan dengan total sampling. Data dalam penelitian ini diukur
menggunakan kuesioner dan lembar observasi yang telah diuji
validitas dan reliabilitasnya dan dianalisis menggunakan uji paired
t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang
signifikan tingkat ketrampilan dan perilaku sebelum dan sesudah
diberikan pendidikan kesehatan dengan p value = 0,000.Penelitian
ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang secara statistik
signifikan pendidikan kesehatan tentang SADARI dengan tingkat
ketrampilan dan perilaku SADARI mahasiswi.

References

Akhtari-Zavare, M. et al. (2016) ‘Result of randomized control trial to increase breast health
awareness among young females in Malaysia.’, BMC public health. BMC Public
Health, 16, p. 738. doi: 10.1186/s12889-016-3414-1.
American Cancer Society (2017) Breast Cancer Facts & Figures 2017-2018, Breast Cancer
Facts & Figures. doi: 10.1007/s10549-012-2018-4.Mesothelin.
Dinkes, J. (2015) Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015. Semarang.
Gürsoy, A. A. et al. (2009) ‘The effects of peer education on university students’ knowledge of
breast self-examination and health beliefs.’, Journal of cancer education : the official
journal of the American Association for Cancer Education, 24(4), pp. 331–333. doi:
10.1080/08858190902997449.
Husna, P. H. (2017) ‘Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Ketrampilan Pemeriksaan Payudara
Sendiri (SADARI) pada Mahasiswi Tingkat I’, Jurnal Keperawatan GSH, 6(1), pp. 22–
25.
Kemenkes RI (2016) profil Kesehatan Indonesia, Kesehatan. doi: 10.1111/evo.12990.
Özaras, G. et al. (2010) ‘Analysis of breast self-examination training efficiency in women
between 20-60 years of age in Turkt’, Asian Pacific Journal of Cancer Prevention,
11(3), pp. 799–802.
Taha, H. et al. (2010) ‘Educational intervention to improve breast health knowledge among
women in Jordan.’, Asian Pacific journal of cancer prevention : APJCP, 11(5), pp.
1167–73. Available at: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21198258.
Tirona, Ma. T. (2013) ‘Breast Cancer Screening Update’, American Family Physicia, 87(4), pp.
274–278. Available at: http://www.aafp.org/afp/2013/0215/p274.pdf.
Tuna, A. et al. (2014) ‘Effectiveness of online education in teaching breast self- examination.’,
Asian Pacific journal of cancer prevention : APJCP, 15(7), pp. 3227–31. doi:
10.7314/APJCP.2014.15.7.3227.
WHO (2018) Breast cancer. Available at: http://www.who.int/cancer/prevention/diagnosisscreening/
breast-cancer/en/.
Yerramilli, P. et al. (2015) ‘Exploring knowledge, attitudes, and practices related to breast and
cervical cancers in Mongolia: A national population-based survey’, Oncologist, 20(11),
pp. 1266–1273. Available at:
http://theoncologist.alphamedpress.org/content/20/11/1266.full.pdf%5Cnhttp://ovidsp.o
vid.com/ovidweb.cgi?T=JS&PAGE=reference&D=emed13&NEWS=N&AN=2015504
904.
Published
2018-02-21