Perbedaan Pengaruh Pemberian Meditasi Sederhana dan Latihan Deep Breathing terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Posyandu Lansia Mentari Senja Semanggi Surakarta

  • Nur Annisa STIKES Aisyiyah Surakarta
  • M Maryatun STIKES Aisyiyah Surakarta
Keywords: meditasi sederhana, latihan deep breathing, penurunan tekanan darah, hipertensi

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah mengalami
peningkatan, salah satu faktor yang menjadikan hipertensi adalah
dengan bertambahnya umur seperti lansia. Seseorang dengan
hipertensi membutuhkan intervensi keperawatan untuk menurunkan
tekanan darahnya, salah satu cara adalah dengan meditasi sederhana
dan latihan deep breathing. Tujuan dari penelitian ini adalah
mengetahui perbedaan pengaruh pemberian meditasi sederhana dan
latihan deep breathing terhadap penurunan tekanan darah pada
penderita hipertensi di Posyandu Lansia Mentari Senja Semanggi
Surakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasy
Eksperiment dan rancangan Two Group Pre-Post Test., sampel
sebanyak 20 responden dibagi dalam 2 kelompok. Teknik sampling
menggunakan purposif sampling. Instrumen penelitian dengan lembar
observasi, tensimeter digital, dan spiker. Analisa data menggunakan
uji Dependent T-Test dan uji beda Paired T-Test dan juga Mann
Whitney Test untuk selisih. Dengan nomor surat perijinan dari Dinas
Kesehatan Kota Surakarta 070 / 415 /2017. Hasil penelitian selisih
dari pemberian meditasi sederhana terjadi penurunan tekanan sistolik
sebanyak 10.10 mmHg dan diastolik 5.80 mmHg sedangkan pada
kelompok deep breathing terjadi penurunan tekanan sistolik 12.5
mmHg dan diastolik 5.30 mmHg. Hasil uji Mann Whitney Test yang
membandingkan penurunan tekanan darah sistolik antara kelompok
meditasi sederhana dengan deep breathing menunjukan tidak ada
perbedaan bermakna/signifikan dengan nilai p>0,05 yaitu 0,645 dan
uji beda Independent Paired T-Test untuk diastolik adalah 0,844.
Kesimpulan: Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa tidak ada
perbedaan yang bermakna/signifikan antara meditasi sederhana dan
latihan deep breathing. Keduanya sama-sama efektif menurunkan
tekanan darah pada hipertensi.

References

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Riset Kesehatan
Dasar (RISKESDAS) 2013. diakses dalam
http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf
Black, J, M., dan Hawks, J, H. 2014. Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis Untuk
Hasil yang Diharapkan. Singapura. Elsevier.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Profil Kesehatan Profinsi Jawa Tengah 2014. diakses
dalam
. Profil Kesehatan Kota Surakarta 2015.
Kurniawan E. 2014. Perbedaan Efektifitas antara Jus Tomat dan Jus Belimbing terhadap
Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Posyandu Asyifa
Mutihan. Gaster. http://digilib.stikesaisyiyah.
ac.id/gdl.php?mod=upload&op=step2&s=dc_document . diakses pada 18 Juni
2017
Sepdianto, T, C., Nurachmah, E., dan Gayatri, D. 2010. Penurunan tekanan darah dan
kecemasan melalui latihan slow deep brithing pada pasien hipertensi primer tahun 2010.
Jurnal Keperawatan Indonesia, Vol.13, No.1, Maret 2010.
Setyohadi, dan Kushariyadi. 2011. Terapi modalitas keperawatan pada klien psikogeriatrik.
Jakarta. Salemba Medika.
Smeltzer, S, C. 2014. Keperawatan Medical-Bedah: Bruner & Sudarth, edk 12. Jakarta: EGC.
Sudiarto., Wijayanti, R., dan Sumedi, T. 2006. Pengaruh penurunan tekanan darah pada lansia
dengan hipertensi di wilayah kelompok kerja rumah sakit Emanuel Klampok
Banjarnegara. Jurnal Keerawatan Soedirman, Vol.2, No.03, November 2007.
Sunaryo, et al. 2016. Asuhan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Andi Offset.
Suryani, L, K. 2002. Menemukan Jatidiri Dengan Meditasi. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Yusiana, M, A., dan Rejeki, A, S. 2014. Terapi Guide Imagery Dan Deep Breathing Efektif
Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jurnal STIKES, Vol.8, No.2,
Desember 2015.
Published
2018-02-21