Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Daerah Operasi Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea

  • S Setianingsih STIKES Muhammadiyah Klaten
  • Saifudin Zukhri STIKES Muhammadiyah Klaten
  • Nunik Indriani RSI Islam Klaten
Keywords: Infeksi Daerah Operasi, Sectio Caesarea

Abstract

Infeksi Daerah Operasi (IDO) dapat memberikan dampak
negatif berupa reheacting, memperpanjang lama rawat pasien,
peningkatan biaya rumah sakit, menurunkan mutu rumah sakit dan

kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-
faktor yang mempengaruhi terjadinya kejadian Infeksi daerah

operasi pada pasien post operasi sectio caesarea di Rumah Sakit
Umum Islam Klaten. Jenis penelitian ini adalah observasional
dengan desain case control. Sampel penelitian ini adalah 194 (97
kasus dan 97 kontrol) pasien yang menjalani sectio caesarea (SC) di
Rumah Sakit Umum islam Klaten pada bulan Januari 2017 sampai
dengan November 2019. Uji statistik menggunakan regresi logistik
berganda. Hasil penelitian diperoleh faktor intrinsik yang
berhubungan dengan kejadian infeksi daerah operasi adalah
perdarahan (p= 0,000) dan anemia (p= 0,000) sedangkan yang tidak
berhubungan dengan infeksi daerah operasi adalah umur (p= 0,973),
usia kehamilan (p= 0,504), gravida (p= 0,856), tingkat pendidikan
(p= 0,159), KPD (p= 0,278), suhu tubuh (p= 0,748), diabetes melitus
(p= 0,471). Faktor ekstrinsik yang berhubungan dengan kejadian
infeksi daerah operasi adalah lama hari rawat (p= 0,025), ASA
Score (p= 0,042), sifat operasi (p= 0,004) dan lama operasi (p=
0,000) sedangkan yang tidak berhubungan dengan infeksi daerah
operasi adalah antibiotik profilaksis (p= 0,174) (α = 0,05).
Kesimpulan penelitian ini adalah faktor yang paling dominan
mempengaruhi infeksi daerah operasi adalah anemia dengan hasil
p= 0,000 (α; 0,05) dan OR 12,591 artinya ibu yang mengalami
anemia beresiko sebesar 12,591 kali mengalami kejadian infeksi
daerah operasi.

Published
2020-12-15