Perbedaan Gender Fungsi Kognitif dan Denyut Jantung pada Event Takbir Sholat dengan Pendekatan Pengukuran Elektrofisiologi Kuantitatif

  • Yusuf Alam Romadhon Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Retno Sintowati Universitas Muhammadiyah Surakarta
Keywords: Aktivitas kognitif sholat, gender, saraf otonom

Abstract

Latar Belakang: Pada penelitian sebelumnya telah dibuktikan bahwa
nilai tertinggi korelasi fungsi kognitif otak dengan denyut jantung
berada di event takbir sholat pada pria dewasa muda. Belum ada
penelitian yang mengeksplorasi korelasi fungsi kognitif otak dengan
denyut jantung pada wanita dewasa muda, serta membandingkannya
dengan pria.
Tujuan: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbedaan
gender korelasi fungsi kognitif otak dengan denyut jantung dengan
menggunakan pendekatan elektrofisiologi kuantitatif.
Metode: sebanyak 29 subyek terlibat dalam penelitian ini (14 pria dan
15 wanita). Responden diperintahkan melakukan sholat dalam posisi
duduk sedang kepala terpasang penyadap listrik otak. Metode
pengukuran dengan menggunakan pendekatan event related potential
[ERP] membandingkan amplitudo alfa saat event [takbir] dengan
basal. Analisis membandingkan rerata ERP kelompok dari setiap
elektroda dan korelasi antara ERP per elektroda dengan denyut
jantung saat event [takbir].
Hasil: tidak terdapat perbedaan rerata ERP pria [0,43 SD1,72] dan
wanita [-0,07 SD2,22] p=0,511. Pada pria korelasi antara rerata
ERP dan denyut jantung saat event takbir didapatkan nilai yang
signifikan [r=-0,616, p=0,019], sedangkan pada wanita tidak [r=-
0,399, p=0,141].
Kesimpulan: tidak terdapat perbedaan aktivitas kognitif saat takbir
antara pria dan wanita, tetapi pada pria aktivitas kognitif tersebut
mempunyai pengaruh signifikan terhadap perubahan denyut jantung.

Published
2020-12-15