Pengaruh Fertigasi Kombinasi Pupuk Kandang Terhadap Produksi Triterpenoid Dari Sangketan (Achyranthes aspera)

  • Zaenal Fanani Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Tyas Putri Nugraheni Universitas Muhammadiyah Kudus
  • Vivin Rosvita Universitas Muhammadiyah Kudus
Keywords: Fertigasi; Pupuk kandang; Triterpenoid; Sangketan.

Abstract

Sangketan (Achyranthes aspera) adalah salah satu tanaman obat
potensial, mengingat tanaman ini memiliki kandungan senyawa aktif
yang bermanfaat untuk kesehatan. Triterpenoid merupakan salah
satu kandungan metabolit sekunder utama dari Sangketan.
Keberhasilan budidaya Sangketan sangat terkait dengan kandungan
senyawa aktif triterpenoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui kombinasi dari media tanam dan aplikasi fertigasi
dengan pupuk organik, yang dapat mendukung produksi senyawa
triterpenoid dari Sangketan secara optimal.
Pada budidaya Sangketan diberikan perlakuan perbandingan media
tanah + arang sekam padi 2:1. Sedangkan aplikasi fertigasi
menggunakan perbandingan komposisi kotoran ayam + kambing
1:1; 1:2 dan 2:1, dengan konsentrasi 1kg pupuk organik per 5 liter
air, dosis 60 ml per tanaman dan diaplikasikan setiap dua minggu.
Sangketan di panen setelah 4-5 bulan, kemudian dilakukan analisis
kuantitatif kandungan triterpenoid menggunakan metode
kromatografi lapis tipis. Data yang diperoleh diaplikasikan
menggunakan metode simplex lattice design, untuk memperoleh
kombinasi yang optimal.
Data kualitatif ekstrak Sangketan yang mengandungan senyawa
triterpenoid, telah dianalisis dengan pereaksi kloroform dan H2SO4
pekat, ditandai dengan adanya lapisan warna coklat kemerahan.
Data kuantitatif rendemen ekstrak Sangketan diaplikasikan
menggunakan metode simplex lattice design, diperoleh persamaan Y
= 8,94(Ayam) + 11,585(Kambing) + 14,26(Ayam.Kambing).
Kandungan triterpenoid pada ekstrak Sangketan dibuktikan
menggunakan kromatografi lapis tipis, berupa bercak warna abu-abu
di bawah sinar UV 254 nm dengan nilai Rf 0,65.

Published
2020-12-15