Hubungan Basic Conditioning Factors terhadap Self-Care Management Cairan Pasien Heomodialisa

  • Tuhfah Faridatunnisa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong
  • Cahyu Septiwi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong
  • Dyah Puji Astuti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong
Keywords: Basic conditioning factors, self care management cairan

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gagal ginjal merupakan suatu masalah
kesehatan serius yang mana prevalnsinya terus meningkat yaitu
secara global 13,4%. Permasalahan yang masih sulit untuk diatasi
pada pasien hemodialisa adalah pembatasan cairan. Maka dari itu
pentingnya pasien untuk memperkuat self care management cairan
agar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang lain sehingga
meningkatkan kualitas hidup pasien.
Tujuan penelitian : Untuk mengetahui adakah hubungan basic
conditioning factors terhadap self care management cairan pasien
hemodialisa di PKU Muhammadiyah Gombong.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelatif
dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil berdasarkan
kriteria inklusi sebanyak 144 responden pasien hemodialisa.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang
sigifikan antara faktor usia, status perkembangan, status kesehatan,
pola hidup, system keluarga, social budaya, lingkungan, ketersediaan
sumber terhadap self care management cairan (p< 0,05). Faktor
yang paling dominan adalah pola hidup dengan nilai OR 0,28.
Kesimpulan : Terdapat hubungan bermakna antara basic
conditioning factors terhadap self care management cairan. Faktor
yang paling dominan memengaruhi self care management cairan
adalah faktor pola hidup
Rekomendasi : Agar mampu meningkatkan kemampuan self care
management cairan pasien hemodialisa dengan melihat faktor yang
mempengaruhinya.

Published
2020-12-15